Nasional

1.174 Personil Diterjunkan Tangani Darurat Bencana di Pacitan

BTN iklan

Jakarta, LEI – Sebanyak 1.174 personil gabungan dikerahkan untuk melakukan penanganan darurat bencana di Kabupaten Pacetan, Jawa Timur (Jatim). Banjir dan longsor melanda wilayah ini akibat badai siklon tropis Cempaka.

“Sebanyak 1.174 personil gabungan dikerahkan untuk melakukan penanganan darurat,” kata Sutopo Purwo Nugroho, Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dalam keterangan tertulis, Jumat (1/12/2017).

Seribuan lebih personil yang diterjunkan merupakan tim gabungan dari BPBD Pacitan bersama TNI, Polri, Basarnas, PMI, SKPD, BPBD Magetan, Baznas Tanggap Darurat, ACT, Perhutani, SAR FKM Solo, LMI, dan relawan.

Pencarian, penyelamatan, dan evakuasi korban dilanjutkan. Tim Reaksi Cepat BNPB telah hadir di Pacitan untuk memberikan pendampingan dalam penanganan darurat.

“BNPB menyerahkan bantuan dana siap pakai sebesar Rp 500 juta untuk operasional penanganan darurat,” kata Sutopo.

Berbagai pihak terus memberikan bantuan. BPBD Jawa Timur memberikan bantuan selimut, sarung, paket sandang, peralatan kesehatan, seragam sekolah, lampu emergency, jerigen lipat, dan perahu karet sebanyak 7 unit.

Sedangkan Dinas Sosial (Dinsos) Jatim memberikan bantuan lauk pauk dan matras. Adapun Dinas Kesehatan (Dinkes) Jatim memberikan bantuan perahu karet, makanan penambah air susu ibu, makanan untuk anak-anak, polybag, kaporit dan paket obat-obatan, dan lainnya. Dinas Pekerjaan Umum Jatim memberikan bantuan 2 alat berat.

Dapur umum terpusat di Kelurahan Pacitan diperkuat juga oleh peran serta masyarakat yang tidak terdampak dengan menyediakan permakanan untuk pengungsi. Logistik mencukupi hingga 7 hari ke depan. Sekolah diliburkan untuk sementara waktu.

Saat ini, sebagian besar banjir telah surut menyisakan lumpur dan material yang terbawa banjir dan akses menuju Pacitan dari Wonogiri sudah dapat dilalui. Alat berat belum dapat menjangkau lokasi longsor.

“Listrik sudah menyala kecuali di daerah yang masih terdapat genangan dan longsor. Pembersihan lingkungan secara swadaya telah dilakukan oleh masyarakat. Aktivitas perekonomian, jasa, pemerintahan sudah mulai berjalan,” katanya.

Kebutuhan mendesak yang diperlukan saat ini, adalah makanan siap saji, air bersih, pakaian layak pakai, seragam anak sekolah, peralatan kebersihan rumah tangga, alat sanitasi, selimut, layanan kesehatan, MCK, dan kebutuhan dasar lainnya di pengungsian.

Bupati Pacitan telah menetapkan masa tanggap darurat selama 7 hari yaitu 28/11/2017 hingga 4/12/2017. Status ini dapat diperpanjang atau diperpendek menyesuaikan dengan kondisi di lapangan. Bupati Pacitan telah menunjuk Komandan Kodim 0801/Pacitan sebagai komandan tanggap darurat.

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami