HukumLiputanNasional

2.000 Nelayan Bangka Sepakat Lawan Terorisme

BTN iklan

SUNGAILIAT, 15/5 (LEI) – Sebanyak 2.000 nelayan di Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, menyatakan sikap melawan tindak kejahatan teroris karena mengancam keselamatan, keamanan, ketertiban, dan kenyamanan masyarakat.

“2.000 nelayan dari beberapa sentra produksi dan jenis alat tangkap sepakat menyerukan melawan tindak kejahatan terorisme, ” kata Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Cabang Kabupaten Bangka, Ridwan di Sungailiat, Selasa.

Dia mengatakan, secara kompak nelayan bersama Polri dan TNI, melawan kejahatan teroris guna terciptanya kerukunan antar umat beragama.

“Tidak ada alasan bagi para nelayan untuk tidak melawan kejahatan teroris yang dapat mengancam siapa saja, dan nelayan sepakat tidak akan takut dengan pelaku kejahatan teroris,” jelasnya.

Pihaknya mengutuk keras pelaku kejahatan bom bunuh diri di Surabaya yang mengakibatkan puluhan korban meninggal dunia.

“Kami menilai bom bunuh diri yang mengakibatkan banyak orang tanpa dosa meninggal dunia adalah tindakan diluar ajaran agama dan diluar norma kemanusiaan,” katanya.

Menurutnya, nelayan berperan penting menjaga kedaulatan negara kesatuan RI dari ancaman teroris yang jelas melanggar ketentuan aturan agama dan hukum negara.

Ridwan mengingatkan seluruh nelayan untuk segera melaporkan kepihak pos kepolisian dan pos TNI AL atau kepihaknya jika mengetahui adanya hal yang mencurigakan baik di perairan penangkapan maupun di lingkungan masyarakat.

“Saya minta masyarakat nelayan jangan mudah terprovokasi oleh pihak yang tidak bertanggungjawab karena dapat menganggu keamanan dan ketertiban,” katanya. [antara]

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami