Olahraga

2 Tunggal Putri Indonesia Lolos Ke Perempat Final Finnish Open 2018

Hari ini berebut 'tiket' semifinal dengan pemain Malaysia

BTN iklan

(LEI) – Dua tunggal putri Indonesia, Gregoria Mariska Tunjung dan Ruselli Hartawan, berhasil lolos ke perempat final turnamen Finnish Open 2018. Tiket tampil di perempat final diraih Gregoria dan Ruselli setelah meraih dua kemenangan dalam dua pertandingan round 1 dan round 2 yang dimainkan Jumat (6/4/2018) siang dan petang waktu setempat.

Ya, di hari pertama Finnish Open 2018 kemarin, pemain di nomor tunggal harus bermain dua kali dalam sehari. Bagaimana perjalanan dua tunggal putri Indonesia bisa lolos ke perempat final?

1. Menang mudah di R1, Gregoria mendapat perlawanan ketat dari pemain senior Jerman di R2

Tunggal putri masa depan Indonesia, Gregoria Mariska Tunjung, mengawali turnamen Finnish Open 2018 dengan hasil meyakinkan. Menghadapi pemain India, Tanishq Mamilla Palli di round 1, pebulutangkis berusia 18 tahun kelahiran Wonogiri ini menang mudah, 21-7, 21-16 dalam waktu 24 mnenit, Jumat (6/4/2018) siang waktu setempat atau sore waktu Indonesia.

Namun, di round 2 yang dimainkan pada Jumat (6/4/2018) petang waktu setempat atau malam waktu Indonesia, Gregoria mendapatkan perlawanan ketat dari pemain Jerman senior, Fabienne Deprez. Juara dunia junior 2017 dipaksa bermain rubber game (tiga set) oleh pemain Jerman berusia 26 tahun tersebut.

Gregoria bahkan kalah 14-21 di game pertama lalu menang 21-10 di game kedua dan menang 21-14 di game penentuan seperti dikutip dari bwfbadminton.com.

 2. Ruselli Hartawan sempat dibuat repot oleh pemain Turki di R2

Start mulus di Finnish Open 2018 juga dibuat oleh Ruselli Hartawan. Menghadapi pemain Estonia, Getter Saar di round 1, tunggal putri Indonesia yang meraih tiga gelar di tahun 2017 ini hanya butuh waktu 27 menit untuk menang dua set, 21-13, 21-12.

Namun, di round 2, pemain kelahiran Jakarta berusia 20 tahun ini sempat dibuat repot oleh pemain Turki, Aliye Demirbag. Ruselli bahkan kalah 16-21 di game pertama. Namun, di game kedua, juara Singapura IC 2017, Malaysia IC 2017 dan Kejurnas 2017 ini berbalik menang 21-12, lantas menang 21-15 di game penentuan dalam waktu 53 menit seperti dikutip dari bwf.tournamentsoftware.com.

3. Hadapi pemain Malaysia di perempat final

Di perempat final yang akan dimainkan Sabtu (7/4/2018), drawing mempertemukan dua tunggal putri Indonesia dengan dua pemain Malaysia. Gregoria yang menjadi unggulan 3 nomor tunggal putri Finnish Open 2018, akan menghadapi Selvaduray Kisona (19 tahun) yang menjadi unggulan 7.

Pertemuan Gregoria vs Selvaduray akan menjadi ulangan final Indonesia International Challenge 2017 lalu. Kala itu, Gregoria kalah rubber game, 21-10, 16-21, 19-21. Semoga kali ini, Gregoria bisa menang.

Sementara Ruselli yang menjadi unggulan 8, bertemu Ying Ying Lee yang menjadi unggulan 2. Kedua pemain sama-sama berusia 20 tahun. Di empat turnamen terakhir yang diikuti, Ying Ying Lee selalu bisa mencapai final, meski hanya menjadi runner up. Terakhir di Iran Fajr International pada awal Februari 2018 lalu, dia menjadi runner-up. Jadi, Ruselli wajib waspada.

[IDN Times]

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

nineteen − 1 =

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami