Internasional

2 WNI yang Dicari Polisi Malaysia Permintaan Pengacara Siti Aisyah

BTN iklan

KUALALUMPUR (LEI) – Kementerian Luar Negeri membenarkan bahwa kepolisian Malaysia sedang mencari dua warga Indonesia terkait kasus pembunuhan Kim Chol atau Kim Jong-nam (45), kakak pemimpin tertinggi Korea Utara Kim Jong-un.

Kemlu Indonesia dalam rilis yang diterima Okezone, Minggu (2/9/2018) mengatakan bahwa otoritas Malaysia mencari Raisa Rinda Salma (24) dan Dessy Meyrisinta (33).

Keduanya bersama Siti Aisyah yang berada di kamar 346 Hotel Flamingo saat Aisyah ditangkap pada tanggal 16 Februari atau 3 hari setelah pembunuhan Kim.

Aisyah mengenal keduanya dengan panggilan Wati (Raisa) dan Mey (Dessy).

Foto/AFP

Siti Aisyah dan Doan Thi Huong, warga negara Indonesia dan Vietnam, dituduh membunuh Kim dengan menggunakan racun saraf mematikan.

“Kedua WNI dicari oleh otoritas Malaysia untuk dimintai keterangan sebagai saksi atas permintaan pengacara pembela, bukan sebagai tersangka. Keduanya belum pernah dimintai keterangan oleh penyidik sebelumnya,” isi pernyataan Kemlu.

Kepala Kantor Investigasi Kriminal Polisi Daerah Selangor Senior Asisten Komisioner Fadzil Ahmat, mengatakan pihaknya tidak mennghubungi keduanya.

Kedua wanita tersebut dikenali sebagai Raisa Rinda Salma (24), pemegang paspor nomor B2421541; dan Dessy Meyrisinta (33), pemegang paspor nomor B0464727. (okezone)

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

2 Comments

  1. I love your blog.. very nice colors & theme. Did you design this website yourself or did you hire someone to do
    it for you? Plz respond as I’m looking to create my own blog and
    would like to find out where u got this from. many thanks

  2. I’ve read some just right stuff here. Definitely price bookmarking
    for revisiting. I wonder how so much attempt you put to make one of these great informative
    site.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami