Liputan

BTN RAIH PERINGKAT I ANNUAL REPORT AWARD 2015

BTN iklan

Jakarta, 28 September 2016.  PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk terpilih sebagai juara I Annual Report Award (ARA) 2015. Bank BTN ditetapkan sebagai juara I ARA 2015 untuk kategori BUMN keuangan listed. Maryono Direktur Utama Bank BTN langsung menerima penghargaan tersebut yang diserahkan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution di Jakarta, Selasa 27 September 2016.
Direktur Utama BTN, Maryono menjelaskan untuk mendapatkan peringkat pertama, pihaknya telah menerapkan beberapa strategi terhadap perusahaannya untuk menjadi yang terbaik dalam hal pelaporan keuangan. Ini juga karena BTN sebelumnya juga pernah mendapatkan Juara I sekaligus Juara Umum ARA 2010 sehingga perseroan tinggal melakukan perbaikan dan peningkatan dalam pelaporannya.
“Strategi BTN untuk menjadi nomor satu, tentunya adalah meningkatkan kualitas keterbukaan, termasuk dalam hal ini peningkatan implementasi good corporate governance (GCG),” ujar Maryono.
ARA 2015 menurutnya merupakan sebuah apresiasi bagi perseroan dari pemerintah dan lembaga terkait dengan bidang keuangan. Tahun 2015 BTN masuk peringkat 3 dari 9 peserta untuk kategori yang sama BUMN keuangan listed. Sementara secara umum pada saat itu BTN masuk peringkat 27 dari 276 peserta ARA. Tahun 2.016 kami membuktikan bahwa BTN dapat menjadi lebih baik dan Juara I ARA 2015.
Kami akan terus fokus untuk melakukan perbaikan kinerja perusahaan sekaligus peningkatan pelaporan dalam rangka keterbukaan agar bagaimana tahun 2017 Bank BTN dapat meraih penghargaan lebih bagus lagi, tegasnya.
Menurut Maryono, perolehan peringkat pertama ARA 2015 ini tidak terlepas dari pencapaian kinerja Bank BTN. “Kami sudah masuk dalam movement terbaik, inilah yang menjadi alasan kita untuk bagaimana menyampaikan keterbukaan informasi secara lebih maksimal atas hasil kinerja BTN. Dengan pencapaian yang telah diraih, pihaknya pun akan terus meningkatkan performa kinerja keuangannya, untuk memberikan imbal hasil yang menarik bagi para investor.
“Pertumbuhan kredit dan laba semakin meningkat, semakin menambah kepercayaan tentang lembaga listed, kita semakin mendapatkan kepercayaan. Kami bangun ini yang terbaik untuk bisa bersaing di lembaga internasional,” tutur Maryono.
Berdasarkan kinerja BTN Semester I 2016  laba bersih perseroan meningkat sebesar 25,40% menjadi Rp1,042 Triliun dari Rp 831 Milyar pada periode yang sama tahun sebelumnya.  Kredit yang disalurkan BTN tumbuh 18,39% dari Rp126,125 Triliun pada tahun 2015 menjadi sebesar Rp149,316 Triliun.
Rasio kredit bermasalah (NPL) BTN turun dari 4,70% pada tahun 2015 menjadi 3,41% pada tahun 2016. Sementara rasio kecukupan modal (CAR) BTN meningkat lebih baik menjadi 22,07%.
Dana Pihak Ketiga BTN meningkat 17,29% menjadi Rp134,555 Triliun dari tahun 2015 yang sebesar Rp114,749 Triliun. Dan Asset BTN meningkat menjadi Rp.189,513 Triliun atau tumbuh 21,52% dari posisi  tahun 2015 yang sebesar Rp155,952 Triliun.

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami