Entertainment

7 Langkah Perwatan Kecantikan

BTN iklan

Jakarta/Lei – Lihat ke meja rias Anda, berapa banyak produk perawatan kecantikan di atasnya? Ada gel retinol, serum vitamin C, serum antioksidan,  age-defying cream, masker lumpur, dan masih banyak lagi yang melengkapi rutinitas perawatan kulit.

Dari semua produk kecantikan yang dimiliki, yang paling penting adalah menemukan produk yang tepat untuk kulit dan melakukan perawatan kecantikan pagi dan malam secara rutin. Berikut ini adalah rutinitas perawatan kecantikan yang mesti dilakukan.

1. Mencuci muka sehari 2 kali di pagi dan malam 

Membersihkan wajah adalah langkah pertama yang dilakukan dalam perawatan wajah. Esthetician Lindsey Blondin merekomendasikan untuk menggunakan pembersih yang lembut di pagi hari dan lebih berat di malam hari. Di pagi hari, karena kita hanya membersihkan sel kulit mati di pagi hari, kita tidak butuh pembersih wajah yang berat yang bisa membersihkan makeup, kotoran dan minyak.

Di malam hari, Anda harus bisa memastikan seluruh makeup, sunscreen, dan kotoran yang menempel di kulit terhapus. Jika tidak, Anda akan mengalami bahaya oxidative.  Itu sebabnya pada malam hari, Anda membersihkan kulit sebanyak dua kali; satu dengan pembersih micellar dan satu lagi dengan sabun pencuci muka sesuai jenis kulit.

2. Exfoliate 2 kali seminggu

Setelah membersihkan wajah, Anda dianjurkan untuk melakukan exfoliate  (pengelupasan) kulit dua kali dalam seminggu. Kadang ini sedikit rumit. Pengelupasan atau exfoliating dengan cara yang salah bisa melukai kulit, mempercepat penuaan, memicu jerawat dan membuat kulit kering. Blondin menyarankan untuk tidak menggosok kulit dengan handuk, dan scrub. Gunakanlah exfoliator yang lembut menggunakan enzim yang dapat mengangkat sel kulit mati dan mempercepat proses exfoliation secara natural.

Mayoritas enzim exfoliator terdapat dalam buah, seperti nenas, pepaya, dan bahkan beras. Enzim ini dapat menempel dan membersihkan sel kulit mati sehingga tidak menimbulkan iritasi. Enzim exfoliator dapat ditemukan dalam berbagai bentuk seperti masker, pembersih wajah, gel, dan serum.

Jjika Anda tidak melakukan exfoliate, kulit tak akan mampu menyerap produk yang Anda pakai setiap hari karena sel kulit mati menghambat penyerapan. Sel kulit mati dapat menyumbat pori-pori dan menyebabkan penuaan dini. Jadi, pastikan Anda memakai exfoliator seminggu dua kali.

3. Menggunakan toner satu kali di malam hari
Gunakan toner setelah membersihkan wajah, untuk menyeimbangkan pH kulit. Tapi sekarang, banyak pembersih yang dapat menyeimbangkan pH kulit. Dulu, ada toner yang mengandung alkohol dan membuat kulit kering.

Sekarang toner telah berkembang menjadi lebih natural dan melembapkan kulit, seperti rosewater spray,toner dengan chamomile and green tea, dan cuka sari apel. Jika kulit mudah berjerawat, gunakan toner yang mengandung salicylic acid dan pastikan dapat mengering sempurna sebelum Anda menambahkan produk lain pada kulit.

4. Serum di pagi dan malam hari
Gunakan serum setelah menggunakan toner. Serum saat ini banyak di pasaran. Molekul kecil yang ada dalam serum dapat meresap ke sel kulit sehingga lebih cepat terasa manfaatnya. Sebelum membeli serum, pastikan Anda mengetahui jenis kulit. Jika Anda mudah berjerawat, gunakan serum yang mengandung vitamin C, retinol, zinc, dan salicylic acid.

Untuk kulit kering, gunakan serum dengan vitamin E, glycolic dan hylauronic acid. Jika Anda ingin kulit yang lebih cerah, pakai serum yang mengandung antioksidan, green tea, resveratrol, dan ferulic acid. Gunakan serum berlapis (dari mulai tipis-tipis hingga tebal). Setiap lapis harus kering dulu sebelum menambahkan lapisan produk lain di kulit.

Di pagi hari, gunakan serum yang mengandung antioksidan (bahan yang kaya dengan vitamin C, delima, green tea, chamomile, resveratrol, dan licorice). Seluruh antioksidan ini dapat menangkal radikal bebas sepanjang hari. Di malam hari, gunakan serum yang meregenerasi kulit seperti retinol dan peptida.

Seluruh ahli kecantikan kulit merekomendasikan retinol karena dapat digunakan sebagai pengobatan jerawat dan menghambat penuaan kulit. Retinol dapat menstimulasi pembentukan sel kulit baru dan kolagen.

5. Pelembap dua kali sehari di pagi dan malam hari
Setelah menggunakan serum, oleskan pelembap di wajah. Bagaimana jika Anda memiliki kulit berminyak, apakah butuh pelembap? Jawabannya, ya. Semuanya adalah tentang menyeimbangkan pH di kulit. Ketika kita kecukupan atau kekurangan kelembapan, tubuh memproduksi minyak agar kulit lembab.

Memiliki kulit berminyak bukan berarti kulit Anda lembap atau terjaga kelembabannya. Minyak di kulit justru ada karena tubuh dan kulit mengalami kekeringan. Bagi Anda yang memiliki kulit berminyak, gunakan pelembap yang bebas minyak. Jika kulit Anda kering, gunakan pelembap yang lebih ‘berat’ atau tambahkan face oil pada pelembap.

Di malam hari, jika kulit berminyak dan sudah menggunakan hydrating serum sebelum tidur, Anda tidak perlu krim malam yang ‘berat’. Aplikasikan tipis-tipis saja jika serum telah meresap/mengering sempurna di kulit. Jika memiliki kulit kering, gunakan pelembap yang mengandung humectant.

6. Sunscreen di pagi dan sepanjang hari
Setelah mengaplikasikan pelembap, pakai sunscreen yang mengandung SPF30+ atau pelembap yang mengandung SPF. Para dermatologis menganjurkan memakai  sunscreen SPF secara rutin. SPF adalah cara yang paling efektif untuk melawan penuaan dini dan kerusakan kulit. Suncreeen dapat dipakai sebelum mengaplikasikan  makeup.

Disarankan memilih tabir surya dengan bahan mineral seperti zinc oxide dan titanium dioxide yang dapat menangkal sinar ultraviolet. Jika Anda memiliki kulit berminyak, memakai tabir surya sepanjang hari rasanya tidak mungkin. Karena itu, carilah tabir surya bubuk untuk pemakaian di siang hari yang mempu melindungi kulit dan membuatnya tetap matte.

7. Cara terbaik, holistik
Perawatan kulit bukan satu-satunya jalan untuk memelihara kecantikan. Blondin mengatakan gaya hidup, diet, dan unsur genetik tetap berperan besar dalam penampilan kulit. Lima puluh persen yang terjadi pada kulit Anda adalah karena genetik, 25 persen dari apa yang Anda makan, dan 15 persen berasal dari lingkungan (matahari, polusi, kotoran, udara, stress, dan hormon), serta 10 persen dari gaya hidup. (tempo)

Perlihatkan Lebih

2 Comments

  1. Hi there, I think your blog could be having web browser compatibility issues.

    Whenever I look at your site in Safari, it looks fine however, when opening in I.E.,
    it has some overlapping issues. I just wanted to provide you with a quick heads up!

    Apart from that, fantastic blog!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami