InternasionalLiputan

Ada Tersangka Baru Dibalik Pembunuhan Kim Jong Nam

BTN iklan

JAKARTA/Lei –  Juru Bicara Kementerian Luar Negeri RI Arrmanatha Nasir menyebutkan bahwa ada nama-nama baru yang diduga terlibat dalam pembunuhan saudara tiri pemimpin Korea Utara, Kim Jong-nam, yang dapat membantu proses pembelaan hukum terhadap Siti Aisyah di Malaysia.

“Dari hasil pertemuan tim pengacara dengan Siti Aisyah diketahui ada nama-nama baru yang dipandang terlibat dalam kasus itu, maksudnya yang bisa membantu pembelaan Siti Aisyah,” kata Arrmanatha di Jakarta, Kamis (30/3/2017).

Menurut dia, nama-nama baru yang diduga terlibat dalam pembunuhan Kim Jong-nam itu akan diperiksa dan diselidiki lebih dalam untuk membantu menyusun langkah-langkah pembelaan hukum bagi Siti Aisyah.

“Selama ini ‘kan diketahui ceritanya bahwa dia bertindak sendiri, maka nama-nama ini yang akan menguatkan cerita Siti Aisyah,” ujar dia.

Arrmanatha mengatakan bahwa sejauh ini Siti Aisyah sudah bertemu sebanyak lima kali dengan tim pengacara dan tim perlindungan warga negara Indonesia (WNI) dari Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kuala Lumpur.

“Siti Aisyah masih dalam keadaan baik dan sehat. Secara mental tidak terpengaruh situasi ini dan cukup tabah dalam menghadapi persoalan ini,” kata dia.

Siti Aisyah akan menjalani sidang lanjutan di Malaysia pada 13 April. Sidang tersebut akan menentukan cukup atau tidaknya bukti yang dimiliki oleh Kepolisian Malaysia untuk melanjutkan proses persidangan ke tahap selanjutnya.

Sebelumnya, Siti Aisyah ditangkap bersama seorang warga Vietnam oleh Polisi Diraja Malaysia setelah diduga terlibat dalam pembunuhan Kim Jong-nam, saudara tiri pemimpin Korea Utara Kim Jong-un.

Siti mengaku bahwa dirinya beranggapan sedang turut serta dalam acara komedi televisi dengan berperan membekap seseorang secara mengejutkan di Bandara Internasional Kuala Lumpur 2. Kim Jong-nam dibunuh di bandara tersebut dengan menggunakan racun saraf VX, berdasarkan keterangan Kepolisian Malaysia.

Perlihatkan Lebih

Satu Komentar

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami