Ekonomi

ADKASI: Honorer Tidak Dapat THR Hanya Akal-Akalan MenPAN-RB

BTN iklan

JAKARTA, (LEI) – Keputusan pemerintah menaikkan tunjangan hari raya ( THR ) bagi PNS, TN/Polri tapi mengabaikan tenaga honorer disesalkan Asosiasi DPRD Kabupaten Seluruh Indonesia (ADKASI).

Mereka menilai, kebijakan yang tidak adil ini merupakan akal-akalan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Asman Abnur.

“Kalau MenPAN-RB bilang tidak diatur dalam PP kan sebenarnya bisa diatur dalam pasal peralihan. Dari dulu kan tidak ada THR dan UU Aparatur Sipil Negara (ASN) juga tidak mengatur itukan. Diaturnya dalam PP, jadi sebenarnya bisa diusulkan MenPAN-RB, kalau mau” ungkap Ketum ADKASI Lukman Said, Sabtu (26/5).

Anehnya, MenPAN-RB berdalih tidak ada aturan mainnya THR untuk honorer. Sebagai legislator, Lukman menambahkan, peraturan pemerintah bisa dibuat untuk mengakomodasi THR honorer.

Ini dilihat dari pensiunan yang tidak aktif lagi bisa diberikan THR.

“Logikanya THR itu hanya untuk mengapresiasi orang yang bekerja. Kalau tidak bekerja lagi kan tidak perlu lagi dapat THR. Beda loh ya THR dan gaji 13. Ini kok pemerintah suka-sukanya membuat PP tapi mengabaikan aspek keadilan,” kritiknya.

Bila pemerintah mau fair, lanjutnya, kenaikan THR itu sebaiknya dihibahkan untuk tenaga honorer. Dia pun meminta jangan sebut-sebut PP sebab aturan itu dibuat sesuai kondisi.

“Tidak pantaslah kita bersenang-senang di atas tangisan orang lain. Mudah-mudahan para kepala daerah mau memberikan THR kepada honorer,” tandasnya. [jpnn]

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles

Close