HukumLiputan

Akademisi: Penjaminan Irman Gusman Rusak Citra Lembaga

BTN iklan

Jakarta, Pengajar hukum tata negara UIN Jakarta Ismail Hasani menilai langkah sejumlah anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) yang menjadi penjamin permohonan penangguhan penahanan Irman Gusman kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bisa merusak citra lembaga tersebut.

“Secara tidak langsung, penjaminan itu bisa membangun citra bahwa DPD tidak mendukung langkah KPK dalam pemberantasan korupsi,” kata Ismail dihubungi di Jakarta, Jumat.

Apalagi, Ismail mengatakan sepanjang keberadaan KPK, komisi tersebut tidak pernah memberikan diskresi atau penangguhan penahanan, siapa pun yang menjamin. Karena itu, langkah sejumlah anggota DPD yang menjamin Irman bisa diartikan negatif oleh masyarakat.

Hukum acara pidana yang dianut di Indonesia memang memungkinkan penangguhan penahanan. Namun, melihat fakta di masa lalu bahwa KPK tidak pernah mengabulkan penangguhan penahanan, maka Ismail meyakini komisi tersebut akan menolak permohonan penahanan Irman.

“Justru bila permohonan penangguhan penahanan itu dikabulkan, itu bisa menjadi preseden buruk bagi KPK, terutama bagi upaya pemberantasan korupsi,” tuturnya.

Apalagi, selama ini tidak ada hubungan kerja secara langsung antara DPD dengan KPK, berbeda dengan hubungan kerja antara Komisi III DPR dengan KPK.

Ketua DPD Irman Gusman resmi mengajukan penangguhan penahanan kepada KPK dengan jaminan dari 51 orang anggota DPD pada Kamis (22/9). Di antara 51 anggota DPD tersebut, tidak ada di antaranya yang merupakan unsur pimpinan.

Irman merupakan tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi pengurusan kuota gula impor yang diberikan oleh Bulog kepada CV Semesta Berjaya tahun 2016 untuk provinsi Sumatera Barat. (antara)

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

2 Comments

  1. 247803 603572Do you have a spam issue on this site; I also am a blogger, and I was wanting to know your situation; we have created some nice procedures and we are looking to trade methods with others, why not shoot me an e-mail if interested. 279180

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami