LiputanNasional

Aksi Penolakan Biksu di Tangerang Bikin Gempar Dunia Maya, Polisi Langsung Bertindak

BTN iklan

TANGERANG, (LEI) – Baru-baru ini ada sebuah video menyedihkan, tentang pelarangan terhadap seorang biksu di Desa Babat, Kecamatan Legok, Tangerang, beredar di dunia maya.

Menanggapi hal tersebut, pihak kecamatan Legok langsung melakukan rapat Muspika dengan Kapolsek Legok, AKP Murodih, Rabu (7/2/2018) di Ruang Kerja Camat Legok.

Acara tersebut dihadiri perwakilan umat Budha Romo Kartika, Ketua MUI Legok KH Odji Madroji, dan pihak kecamatan serta kepolisian.

“Rapat Muspika Legok terkait aksi penolakan warga Desa Babat tentang kegiatan saudara Mulyanto Nurhalim alias Bhante/Biksu dengan isu sering adanya kegiatan ibadah agama Budha dan perkumpulan umat Budha di kediaman Mulyanto Nurhalim,” ujar Murodih melalui keterangannya.

Murodih mengungkapkan dengan adanya permasalahan tersebut, pihaknya berharap bisa menyelesaikannya dengan jalan kekeluargaan.

“Kita sama-sama di sini saling menjaga lingkungan untuk situasi Kamtibmas yang baik,” tegas Murodih. Murodih menjelaskan kejadian pelarangan terhadap biksu tersebut terjadi Minggu lalu.

Saat itu, di kediaman Biksu Mulyanto Nurhalim Kampung Cakung, Desa Babat akan diadakan bakti sosial dari umat Budha. Diduga setiap hari Minggu sering di adakan kegiatan agama Budha. Kegiatan tersebut mendapatkan penolakan dari warga sekitar.

Mereka mencurigai bahwa Biksu Mulyanto mengajak orang untuk masuk ke agama Budha. “Penolakan atas rencana kegiatan kebaktian umat Budha dengan melakukan tebar ikan di lokasi danau bekas galian pasir di Kampung Kebon Baru, Desa Babat,” jelas Murodih.

Murodih menegaskan tidak dibenarkan jika ada kegiatan ibadah keagamaan yang dilakukan.  Mengingat izin tinggal Biksu Mulyanto Nurhalim di rumah itu bukan untuk kegiatan Ibadah.

“Jika memang dari awal itu adalah ijin tempat tinggal maka kembalikan sebagai tempat tinggal, jangan di jadikan tempat Ibadah,” tambah Murodih. Dirinya mengimbau jika ada kegiatan masyarakat di wilayah tersebut sebaiknya disampaikan kepada pihak kepolisian.

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami