HEADLINESNasional

Aksi Tenda Depan Istana Masyarakat Kendeng

BTN iklan
Aksi tenda Kedeng didepan istana negara

Jakarta, 4/9 LEI – Aksi damai teatrikal dalam bentuk tenda di depan Istana Negara hari ini dilakukan oleh kartini-kartini Pegunungan Kendeng dari Rembang, Grobogan, Pati, dan Blora.

Aksi ini merupakan bentuk protes atas tindakan PT Semen Indonesia Tbk (Persero) yang tidak menaati hasil Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) tahap I yang menyebutkan kawasan cekungan air tanah (CAT) di Watuputih tidak boleh ditambang sampai hasil KLHS tahap II dikeluarkan. 

Para pejuang kartini-kartini Kendeng ini membuat tenda dari bambu dan terpal dengan peralatan sederhana. Dibantu beberapa aktivis HAM mereka menggelar aksi didepan Istana Negara.

Sukinah

Salah satu perwakilan Masyarakat Kendeng Sukinah meminta Presiden Jokowi untuk menindak PT. Semen Indonesia karena telah melanggar perjanjian, karena selama KLHS PT. Semen Indonesia tetap melakukan kegiataannya.

Sebelumnya  Presiden Joko Widodo memerintahkan penghentian kegiatan pabrik semen di kawasan Pegunungan Kendeng selama proses KLHS berjalan. Proses KLHS sendiri saat ini berada di bawah koordinasi Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki.

Masyarakat Kendeng menuntut :

  1. Hentikan penambangan batu kapur dan ekspansi pabrik semen di pegunungan Kendeng.
  2. Laksanakan hasil rekomendasi KLHS Tahap I
  3. Usut tuntas pelanggaran hukum PT. Semen Indonesia

Kawasan Pegunungan Kendeng kaya akan batu gamping dan tanah liat, hal ini ideal untuk bahan pembuatan semen, sebaliknya dalam Pegunungan Kendeng sendiri mengandung sumber mata air yang menjadi sumber pengairan terhadap pertanian disekitar kendeng. Yang menjadi masalah adalah kondisi mutual excluxive. Yakni kondisi saling meniadakan atau mengancam diantara keduanya. Jika sumber air dipertahankan maka bebatuan tidak bisa ditambang dan jika bebatuan ditambang maka sumber mata air akan hilang.

 

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

eighteen − two =

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami