Hukum

Amien Rais Baru ke KPK Jika Pimpinan Mua Menemui

BTN iklan

Jakarta, LEI – Ketua Presidium 212, Ansufri ID Sambo, mengatakan, Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN), Amien Rais, baru akan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) jika pimpinan KPK positif akan menemuinya.

Sambo di KPK, Jakarta, Senin (5/6/2017), mengatakan, karena itu Amien mengutusnya untuk memastikan apakah pimpinan KPK bersedia menemui atau tidak. Amien mengutus Sambo bersama politikus PAN, Drajad Wibowo dan Hanafi Rais.

Menurutnya, tidak mungkin Amien datang jika pimpinan menolak menemui. “Enggak mungkin Pak Amien datang, nanti ditolak kan merendahkan Pak Amien,” ujarnya.

Sambo menuding soal penerimaan uang sejumlah Rp 600 juta oleh Amien Rais dari kasus korupsi pengadaan alat kesehatan di Kementerian Kesehatan merupakan politik balas dendam dari rezim. Apalagi, Amien merupakan Ketua Penasihat Presidium 212.

“Ini politik balas dendam dan bumi hangus. Kan Pak Amien Ketua Penasihat Presidium 212,” katanya.

Amien akan ke KPK untuk mengklarifikasi soal uang Rp 600 juta yang disebut jaksa penuntut umum KPK dalam surat tuntutan terhadap mantan Menteri Kesehatan (Menkes) Siti Fadilah Supari.

Menurut jaksa, uang Rp 600 juta itu terakit kasus korupsi alkes guna mengantisipasi kejadian luar biasa (KLB) 2005 pada Pusat Penanggulangan Masalah Kesehatan, mengalir ke rekening Amien.

Transfer ke rekening Amien itu masing-masing sebesar Rp 100 juta pada 15 Januari 2007, 13 April 2007, 1 Mei 2007, 21 Mei 2007, 13 Agustus 2007, dan 2 November 2007. Bukan hanya itu, mantan Ketua Umum PAN, Sutrisno Bachir, juga disebut menerima dana sebesar Rp 250 juta dari kasus korupsi ini pada 26 Desember 2006.

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami