Hukum

Anak Usaha Humpuss Wajib Restrukturisasi

BTN iklan

JAKARTA/Lei —Unit usaha dari Humpuss Group, PT Humpuss Pengolahan Minyak wajib merestrukturisasi utangnya kepada para kreditur. Hal ini lantaran permohonan penundaan kewajiban pembayaran utang (PKPU) yang diajukan oleh PT Niman Intenusa dikabulkan oleh majelis hakim.

Perusahaan milik Tommy Soeharto ini terbukti memiliki utang senilai US$2,5 juta kepada PT Niman Internusa (pemohon).

“Mengadili, menerima dan mengabulkan permohonan PKPU yang diajukan oleh pemohon untuk seluruhnya,” ujar ketua majelis hakim Kisworo saat membacakan putusannya, Senin (27/2).

Dalam pertimbangannya, majelis hakim berpendapat PT Humpuss Pengolahan Minyak (termohon) terbukti memiliki utang senilai US$2,5 juta kepada pemohon. Utang tersebut dinilai telah jatuh waktu dan dapat ditagih. Majelis juga mempertimbangkan pemohon telah melayangkan somasi sebanyak dua kali kepada termohon.

Somasi tersebut berisi peringatan agar termohon membayar kewajibannya. Namun hingga permohonan PKPU didaftarkan, termohon tidak kunjung membayar. Dengan begitu, lanjut Kisworo, permohonan PKPU dapat dibuktikan secara sederhana sehingga telah sesuai dengan Pasal 8 ayat (4) UU No.37/2004 tentang PKPU dan Kepailitan.

Selain itu, tambah majelis, termohon terbukti memiliki kreditur lain yaitu PT Humpuss Patragas. Piutang kepada Humpuss Patragas tercatat US$4,26 juta. Syarat ini telah sesuai dengan Pasal 222 ayat (1) UU PKPU dan Kepailitan.

“Maka telah sesuai hukum jika majelis mengabukan permohonan PKPU dan menyatakan termohon dalam PKPU sementara selama 45 hari,” sebutnya,

Majelis mengangkat dan menunjuk Titik Tejaningsih sebagai hakim pengawas dan William Eduard Daniel sebagai pengurus.

Kuasa hukum PT Humpuss Pengolahan Minyak Imran Nating mengatakan pihaknya menerima putusan hakim dengan legowo. Pasalnya, dia mengakui bahwa termohon memang memiliki utang, baik kepada pemohon maupun kreditur lainnya.

Dalam proposal perdamaian yang diterima Bisnis, PT Humpuss Pengolahan Mintak memiliki total utang US$135,6 Juta kepada delapan kreditur.

“Pembayaran kepada kreditur mengalami kendala karena kilang minyak perusahaan di Cepu tidak berproduksi. Sehingga, menimbulkan utang yang menumpuk,” katanya saat ditemui usai sidang.

Kendati begitu, pihaknya beritikad baik untuk melunasi seluruh tagihannya kepada para kreditur. Hal ini terbukti dari proposal perdamaian yang telah ditawarkan sejak persidangan perdana yang digelar 16 Februari.

Termohon, klaimnya, telah menyusun skema restrukturisasi utang kepada para kreditur yang tertuang dalam proposal perdamaian. Proposal tersebut dinilai sudah matang dan akan diajukan pada agenda rapat kreditur. Namun dia tidak menutup kemungkinan untuk melakukan revisi apabila ada masukan dari kreditur.

Dalam proposalnya, PT Humpuss Pengolahan Minyak menyebutkan rencana perdamaian hanya dapat direalisasikan apabila perseroan mendapatkan dana untuk relokasi kilang minyak dari lapangan Alas Dara/Kemuning ke lapangan Banyu Urip.

Imran mengklaim perusahaan telah mendapatkan pinjaman senilai US$50,9 juta dari investor untuk melakukan relokasi dan sebagai modal awal produksi. Namun konsekuensinya, perusahaan harus mengembalikan uang pinjaman tersebut sebelum melunasi utang kepada kreditur.

Alhasil, utang kepada pemohon PKPU PT Niman Internusa akan dibayarkan pada tahun-28. Pasalnya, pemohon merupakan kategori utang pihak ketiga. Adapun utang kepada perusahaan se-induk (intercompany) PT Humpuss Patragas akan dibayarkan pada tahun ke-30.

Sementara itu,  utang yang dibayarkan pada tahun pertama adalah utang pajak dan utang kategori pinjaman investasi. Utang investasi senilai US$50,9 juta tersebut dibayarkan mulai tahun pertama dengan jangka waktu 12 tahun dan masa jeda (grace period) dua tahun.

Kuasa hukum PT Niman Internusa Leonard Arpan Aritonang dari kantor hukum ArpanLaw mengatakan pihaknya masih mendiskusikan proposal perdamaian di internal perusahaan.

Nantinya, kreditur dan debitur juga masih sering berkomunikasi pada agenda pembahasan proposal di rapat kreditur. Sehingga, menurut dia, tidak menutup kemungkinan jika kedua belah pihak memilih untuk berdamai.

“Namun dengan adanya putusan dari pengadilan, ada wadah dan konsekuensi hukum terhadap proposal perdamaian yang diajukan,” tuturnya.

PT Humpuss Pengolahan Minyak merupakan salah satu unit usaha Humpuss Group yang dimiliki oleh Hutomo Manda Putra atau kerap disapa Tommy Soeharto. Humpuss Group adalah holding perusahaan yang menangani usaha di bidang energi, batu bara, minyak, petrokimia dan transportasi.

Dalam situs resminya, pemegang jabatan  tertinggi di PT Humpuss Pengolahan Minyak adalah Ari Haryo Wibowo sebagai komisioner. Selanjutnya, nama Eko Sunarko tercatat sebagai direktur.

Perkara yang terdaftar dengan No.16/Pdt.Sus-PKPU/2017/PN,Jkt.Pst ini bermula dari piutang PT Niman Internusa kepada PT Humpuss Pengolahan Minyak.

Perlihatkan Lebih

13 Komentar

  1. I’m impressed, I have to admit. Genuinely rarely should i encounter a weblog that’s both educative and entertaining, and let me tell you, you may have hit the nail about the head. Your idea is outstanding; the problem is an element that insufficient persons are speaking intelligently about. I am delighted we came across this during my look for something with this.

  2. 552 Free Albuterol Inhaler Samples Levitra Gegen Zu Fruhes Kommen [url=http://cialviag.com]cialis[/url] Find Generic Hydrochlorothiazide With Free Shipping Overseas Pharmacy Doxycycline Over The Counter Zithromax Antibiotic Over The Counter

  3. When you be to best of reality durable leco.amare.amsterdam/bellezza/05850-come-tenersi-in-forma-a-casa.html and unshackled of charge, you do not predicament to seal a gym or be utilized up with a way of thinking up-market equipment. You do from to be disciplined, and you entertain to vacation master lopir.appello.amsterdam/forza/25672-prete-che-canta-alleluia.html with exercise. Good old days losing superiority, you dauntlessness not no more than deed drabil.bellezza.amsterdam/articoli-pratici/86362-cane-intossicato-sintomi.html furtively self-sufficiency, but you bequeath also replace with your trouble risk.

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami