Ekonomi

Anggota Koperasi Syariah BMI 122.190 dan Modal Rp 106 Milyar

BTN iklan

Jakarta, LEI – Presiden Direktur Koperasi Syariah (Kopsyah) Benteng Mikro Indonesia (BMI), Kamaruddin Batubara, mengatakan, koperasi syariah yang dipimpinnya telah berkembang cukup pesat. Saat ini memiliki 122.190 orang anggota, 516 orang karyawan pada empat kantor cabang dan 31 kantor cabang pembantu.

“Modal sendiri sebesar Rp 106 milyar, aset kelolaan sebesar Rp 301 milyar, dan volume pinjaman keanggotaan antara Rp 40-50 milyar per bulan dengan NPL relatif kecil hanya 0,4%,” kata Kamaruddin dalam keterangan tertulis, Selasa (21/3).

Menurut Kamaruddin, bila koperasi besar akan bisa bersaing dengan unit usaha lainnya, termasuk usaha besar. “Kami butuh dana besar untuk terus berkembang. Selain terus mendorong orang untuk menjadi anggota koperasi dan menyimpan di koperasi, kami juga bermitra dengan sumber-sumber dana dari Rusia, AS, Belanda, dan Australia,” ujarnya.

Kopsyah BMI sendiri, lanjut Kamaruddin, masuk di pembiayaan sektor usaha yang tidak disentuh oleh perbankan, seperti sanitasi dan air. Bahkan, Kopsyah BMI memiliki pembiayaan perumahan tanpa uang muka bagi anggota.

Sementara itu, Bupati Tangerang A Zaki Iskandar berharap agar koperasi, khususnya Kopsyah BMI, agar terus berkembang menjadi besar agar tidak dipandang sebelah mata.

“Di samping itu, agar koperasi tidak dianggap semata-mata kegiatan sosial, melainkan sebagai unit usaha yang bisa menjadi roda penggerak ekonomi masyarakat. Oleh karena itu, Kopsyah BMI bisa menjadi contoh bagi koperasi dan unit usaha lainnya yang ada di Kabupaten Tangerang,” katanya.

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles

Close