Hukum

Anis Terancam hukuman denda Rp 100 juta dan Penjara 1 tahun, Fadlizon bela Anis

BTN iklan

LEI, Jakarta – Anggota DPR RI Fraksi Gerindra, Fadli Zon menanggapi terkait landasan hukum yang dipakai Polda Metro Jaya untuk memeriksa Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Diketahui Anies Baswedan diperiksa oleh Polda Metro Jaya pada Selasa, 17 November 2020 terkait dugaan pelanggaran protokol kesehatan pada acara pernikahan putri Habib Rizieq Shihab (HRS), Sabtu, 14 November 2020 lalu.

Anies Baswedan beserta pihak lainnya bisa dijerat dengan Pasal 93 Undang-undang Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan.

“Dugaan tindak pidana Pasal 93 UU Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2018 tentang Karantina Kesehatan,” kata Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono.
Argo menyebut beberapa pihak termasuk Anies Baswedan dapat terancam satu tahun penjara atau denda sebesar Rp100 juta.

Fadli Zon menyebutkan Polisi telah salah dalam menginterprestasikan Pasal 93 UU Nomor 6 Tahun 2018 tentang Karantina Kesehatan.

Bahkan Fadli Zon meminta polisi untuk membaca secara betul isi dari pasal tersebut.
“Ngawur saja menginterprestasikan Pasal 93 UU Nomor 6 Tahun 2018. Baca yang betul,” kata Fadli Zon diambil dari Twitternya @fadlizon pada Rabu, 18 November 2020.

Sementara itu, mantan Ketua Mahkamah Konstitusi, Hamdan Zoelva memliki pandangan lain terkait landasan hukum yang digunakan oleh pihak kepolisian untuk memeriksa Anies Baswedan dan pihak lainnya.

Hamdan Zoelva menyebutkan bahwa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) termasuk ke karantinaan kesehatan sehingga pelanggaran PSSB dapat dikenai Pasal 93.

Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami