Hukum

Anton Tak Mau Beberkan Tentang Pertemuan dengan Miryam

BTN iklan

Jakarta, LEI – Advokat muda Anton Taufik tidak bersedia menyampaikan isi pembicaraan dengan mantan Anggota Komisi II DPR RI Miryam S Haryani di kantor pengacara Elza Syarief kepada media. Anton hanya mengatakan sudah memberikan keterangan soal pertemuan itu kepada penyidik.

“Sudah, sudah saya jelaskan di atas (kepada penyidik),” kata Anton usai menjalani pemeriksaan sebagai saksi di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Jumat (5/5/2017), untuk tersangka Andi Agustinus alias Andi Narogong dalam kasus korupsi e-KTP.

Anton menyampaikan jawaban yang sama saat wartawan menanyakan apakah mengancam Miryam dalam pertemuan di kantor Elza. “Sudah, sudah saya jelaskan di atas (penyidik). Ada di atas semua kok,” ucapnya.

KPK kembali memeriksa Anton sebagai saksi untuk mendalami soal pertemuan dengan Miryam di kantor Elza. Terlebih, Miryam tiba-tiba membantah semua keterangannya di dalam BAP. Bahkan, dia mencabut seluruh keterangannya tersebut.

“Untuk saksi Anton Taufik kita ingin memperdalam terkait apa yang terjadi di kantor pengacara Elza Syarif pada saat itu. Kami ingin dalami lebih lanjut apakah ada kausalitas atau hubungan sebab akibat dengan pencabutan BAP yang dilakukan oleh Miryam di pengadilan,” kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah.

Dalam kasus korupsi e-KTP, KPK menyangka Andi Narogong melanggar Pasal 2 Ayat (1) dan atau Pasal 3 Undang-Undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 Ayat (1) ke-1 juncto Pasal 64 KUHP.

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami