NasionalTekno

Apa Strategi RedDoorz di Ranah Agregator Hotel Murah Tahun 2018?

BTN iklan

Lei-Dengan rangkaian strategi tersebut, RedDoorz optimis pihaknya dapat menjadi pemain yang semakin diperhitungkan dalam ranah agregator hotel murah tanah air. Saat ini RedDoorz sendiri telah beroperasi di tujuh kota, meliputi Bali, Bandung, Bogor, Jakarta, Semarang, Surabaya, dan Yogyakarta dengan lebih dari 450 properti yang dapat dipilih konsumen di kisaran harga Rp125 ribu hingga Rp220 ribu.

RedDoorz | Screenshot

Perilaku di media sosial yang mendorong pertumbuhan

Kepada Tech in Asia Indonesia, Saberwal membeberkan bahwa pertumbuhan RedDoorz di Indonesia terbantu oleh perilaku aktif para pengguna media sosial.

Saberwal sendiri enggan menyebut berapa jumlah transaksi penggunanya di tahun 2017, namun ia mengklaim bahwa RedDoorz terus mengalami pertumbuhan yang cukup signifikan dari tahun ke tahun bahkan hingga mencapai sebelas kali lipat sejak awal beroperasi. Jumlah ketersediaan kamar hotel di RedDoorz sendiri bahkan diklaim saat ini telah mencapai lebih dari tiga ribu ruangan.

RedDoorz Bed | Photo

Meskipun mengalami pertumbuhan yang positif, namun Saberwal mengungkapkan bahwa hingga saat ini RedDoorz masih menghadapi  hambatan pasar yang cukup besar, terutama dalam urusan edukasi ke pasar. Sejumlah strategi yang mereka lakukan untuk menyiasati hal ini adalah akuisisi partner dan penetapan komisi yang dinamis terhadap mitra hotel.


Di ranah agregator hotel murah Indonesia, RedDoorz hingga saat ini masih bersaing ketat dengan beberapa kompetitor startup lain yang juga menghadirkan layanan serupa seperti Airy Rooms, ZenRooms, hingga Nida Rooms.

Id.techinasia

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami