Internasional

Apresiasikan Perlindungan WNI, Kemlu Beri Penghargaan Hassan Wirajuda 2018

BTN iklan

JAKARTA (LEI) – Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia kembali menganugerahkan penghargaan Hassan Wirajuda Perlindungan WNI Award (HWPA) keempat tahun 2018 pada Jumat, 7 Desember.

Penghargaan tahun ini dibagi ke dalam tujuh kategori dengan 19 penerima penghargaan. Anugerah Hassan Wirajuda ini merupakan tanda apresiasi kepada mereka yang telah berjasa melindungi warga negara Indonesia (WNI) yang berada di luar negeri.

Acara yang sudah diselenggarakan sejak tahun 2015 ini dibuka dengan sambutan dari Direktur Jenderal Protokol dan Konsuler Kementerian Luar Negeri RI, Andri Hadi.

Andri mengatakan, proses seleksi penerima penghargaan ini berlangsung selama tiga bulan dan melewati tiga fase mulai dari tahap penominasian, pembahasan, serta dua macam verifikasi yakni verifikasi awal dan verifikasi lapangan. Proses penjurian yang dilakukan selama tiga bulan tersebut dilakukan oleh Anggota Dewan Juri dari berbagai latar belakang seperti hukum internasional, hak asasi manusia, media, dan lain-lain.

“Prosesnya cukup panjang. Selain itu, acara yang dilakukan setiap tahun ini dilakukan secara terbuka dengan melibatkan seluruh media dan masyarakat madani,” kata Andri di Malam Penganugerahan Hassan Wirajuda keempat, Jumat (7/12/2018) malam.

Sejak 2015 Kemlu RI telah menganugerahkan penghargaan Hassan Wirajuda ini kepada 67 penerima, yang terdiri dari 18 instansi pemerintahan, 7 organisasi non pemerintah di luar negeri dan 39 individu. Penerima penghargaan ini tersebar sampai ke ujung dunia, mulai dari Asia Pasifik, Asia Timur, Timur Tengah, Afrika, Eropa, dan Amerika.

Menlu RI, Retno Marsudi, mengatakan dalam empat tahun terakhir ini terdapat 73.180 kasus dan kabar baik yang disampaikannya ialah persentase keberhasilan atas penyelesaian kasus perlindungan WNI di luar negeri mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Hal itu dilihat dari tahun 2015 menunjukkan keberhasilan sebesar 64 persen dan sekarang pada tahun 2018 tingkat keberhasilan atas kasus-kasus perlindungan WNI di luar negeri yang ada sudah mencapai 82 persen.

 https://img.okeinfo.net/content/2018/12/08/18/1988448/menlu-melindungi-wni-di-luar-negeri-bukan-perkara-mudah-jAdHxhJwlr.jpg

Berikut 19 nama penerima HWPA 2018 untuk 7 kategori:

1. Kategori Kepala Perwakilan, yaitu: Kepala Perwakilan RI Ankara, Duta Besar Wardana.

2. Kategori Staf Perwakilan RI, yaitu: Atase Pendidikan KBRI Kuala Lumpur, Ari Purbayanto; Pejabat Fungsi Protokol dan Konsuler KBRI Damaskus (Diplomat), Makhya Suminar; Lokal Staf KBRI Bandar Seri Begawan, Dona Maiyerti; dan Lokal Staf KBRI Baghdad di Erbil, Kurdistan, Aram Rasheed Abdullah.

3. Kategori Mitra Kerja Perwakilan RI, yaitu: Konsul Kehormatan RI di Montevideo, Uruguay, Nicolas Poetrie; Pengacara KBRI Riyadh di Dammam, Arab Saudi, Meshal Mohammed Al Hussain Al Shareef; Pengacara KBRI Kuala Lumpur, Malaysia, Gooi &Azura Law Firm.

4. Kategori Mitra Kerja Kementerian Luar Negeri, yaitu Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum, Kementerian Hukum dan HAM; Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum, Kejaksaan RI; dan Direktorat Reserse Kriminal Umum, Kepolisian Daerah NTB.

5. Kategori Masyarakat Madani Indonesia, yaitu: Pengacara/Diaspora Indonesia di Amerika Serikat, Haroen Calehr; Forum Silaturahmi Pelaut Indonesia (FOSPI); dan WNI di Yaman, Alwi Alkaff, yang secara mandiri melakukan evakuasi WNI di Kota Aden, Yaman.

6. Kategori Jurnalis, yaitu: Dieqy Hasbi Widhana (tirto.id); Kris Razianto Mada (Harian Kompas); dan Radio Elshinta.

7. Kategori Pemerintah Daerah, yaitu: Kabupaten Purwakarta dan Desa Letmafo.

(okezone)

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles

Close