Opini

Arteria Dahlan curigai cleaning service yang memiliki rekening lebih dari Rp 100 juta

BTN iklan

LEI, Jakarta – Kasus kebakaran Gedung Utama Kejaksaan Agung (Kejagung) tengah disidik penyidik Bareskrim Polri. Tercatat sudah 131 saksi yang diperiksa mulai dari jaksa, ASN non-jaksa, hingga cleaning service. Namun sejauh ini, belum ada yang ditetapkan sebagai tersangka. Anggota Komisi III DPR Arteria Dahlan membuka informasi menarik di Kejagung. Ada cleaning service yang memiliki rekening Rp 100 juta. Bukan hanya itu saja, Arteria Dahlan juga menyebut cleaning service itu bahkan saat diperiksa Bareskrim selalu didampingi staf dari Kejagung.
Cleaning service itu bernama Joko. Dia termasuk saksi yang diperiksa terkait kasus kebakaran di Kejagung. Bareskrim Polri sudah memeriksa Joko, bahkan dengan lie detector.

“Jaksa Agung harus curiga, ada 1 cleaning service dia orang kerja di lantai dasar kok bisa punya akses ke lantai 6, yang ditengarai dia tidak hanya cleaning service, bisa berbuat sesuatu. Apa benar, dicek rekening uangnya di atas Rp 100 juta. Apa benar kalau dia diperiksa selalu didampingi anak buahnya mantan JAM. Apa benar ada penampilan baru yang bersangkutan dibotakin, kalau dibotakin hati-hati, sulit kalau mau cek DNA,” kata Arteria

dalam rapat Komisi III DPR dengan Jaksa Agung ST Burhanuddin pada Kamis (24/9).


Arteria Dahlan dalam rapat itu meminta Jaksa Agung untuk tak mudah percaya dengan orang. Soal kebakaran di Kejagung, Arteria meminta Jaksa Agung mengungkap fakta sebenarnya, apakah ada kelalaian atau kesengajaan, atau dugaan adanya aktor intelektual.

Pertanyaan soal Joko sang cleaning service yang diajukan Arteria dijawab Jaksa Agung Burhanudin.
Kata Jaksa Agung, uang Rp 100 juta yang dimiliki Joko sang cleaning service ini tengah diselidiki Bareskrim. Sayangnya tak dirinci lebih lanjut, sudah berapa lama Joko bekerja dan di lantai berapa dia bertugas.

“Informasi adanya rekening, rekening ini sudah didalami penyidik Bareskrim soal rekening Rp 100 juta yang tidak sesuai dengan pendapatannya ini sudah mulai didalami
Jaksa Agung Burhanuddin


Sementara itu JAMPidum, Fadil Zumhana, menyatakan pihaknya juga telah meminta penyidik Bareskrim agar mendalami informasi bahwa Joko konon memiliki rekening di atas Rp 100 juta. Rekening tersebut dinilai tidak wajar.
“Kami minta nanti penyidik ungkap darimana uangnya dan uang siapa itu,” tutupnya.

Kontributor: Dwitya Yonathan Nugraharditama

 

Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami