Internasional

AS dan Korsel Mulai Latihan Militer Gabungan Sebelum KTT Antar-Korea

BTN iklan

SEOUL (LEI) – Amerika Serikat (AS) dan Korea Selatan (Korsel) memulai kembali latihan militer gabungan rutinnya pada Minggu, 1 April dengan melibatkan pasukan khusus laut, darat dan udara. Latihan militer gabungan yang semula akan digelar pada Maret itu akan diikuti oleh 11.500 personel militer Amerika Serikat dan 300.000 personel militer Korea Selatan.

Latihan bersama tahunan Foal Eagle yang telah berlangsung sejak 1997 itu berlangsung selama dua bulan pada 2017, tetapi hanya akan berlangsung selama satu bulan tahun ini. Yonhap melaporkan, Foal Eagle akan diikuti oleh dua pekan latihan militer Key Resolve, yang merupakan pelatihan pasca-komando berdasarkan simulasi komputer.

Kegiatan yang terakhir ini diperkirakan akan dimulai pada pertengahan April, yang berarti akan tumpang tindih dengan pertemuan bersejarah antara pemimpin Korea Utara, Kim Jong-un dengan Presiden Korea Selatan, Moon Jae-in yang telah disepakati digelar pada 27 April.

Key Resolve direncakanan berlangsung dari 23 April sampai 3 Mei dan akan melibatkan 12.000 personel militer Amerika Serikat.

Latihan itu awalnya dijadwalkan akan digelar pada akhir Februari atau awal Maret tetapi ditunda karena penyelenggaraan Olimpiadedan Paralimpiade Musim Dingin, yang berakhir pada 18 Maret dan menandai dimulainya pencairan hubungan antara kedua Korea.

Salah satu hal penting dari manuver Foal Eagle tahun ini adalah keterlibatan kapal serang-amfibi USS ‘Wasp’, yang baru-baru ini terlihat beroperasi di lepas pantai Okinawa. Pulau di Jepang tersebut memainkan peran strategis bagi penyebaran Amerika Serikat di wilayah tersebut dan menjadi tuan rumah bagi sekitar 26.000 pasukan Amerika Serikat. Kapal perang itu akan membawa jet tempur siluman generasi kelima F-35B.

Lebih dari 11.500 pasukan Amerika Serikat akan berpartisipasi dalam latihan perang tersebut, termasuk pasukan yang dimobilisasi dari luar negeri. Sekira 23.500 pasukan Amerika Serikat ditempatkan di Korea Selatan secara permanen.

Laporan Yonhap yang dilansir RT, Minggu (1/4/2018), jumlah pasukan yang terlibat dalam latihan tahun ini akan sama dengan tahun-tahun sebelumnya, tanpa ada unjuk rasa pamer kekuatan militer besar. Baik kapal induk maupun kapal selam nuklir Amerika Serikat tidak akan bergabung dengan latihan tersebut.

Latihan yang relatif sederhana itu akan selesai tepat sebelum pembicaraan yang diantisipasi antara Presiden Amerika Serikat Donald Trump dengan Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un. meski tanggal untuk pertemuan tersebut belum ditetapkan, event itu diharapkan akan berlangsung pada Mei.

Pyongyang telah berulang kali memprotes latihan gabungan Amerika Serikat-Korea Selatan di depan pintunya sebagai provokasi dan latihan untuk melakukan invasi. Namun, militer Amerika Serikat bersikeras bahwa latihan yang direncanakan “berorientasi pada pertahanan” dan “tidak ada alasan bagi Korea Utara untuk melihatnya sebagai provokasi.” (okezone)

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami