Internasional

AS: Ide Koridor Kemanusiaan Rusia di Suriah Adalah Lelucon

BTN iklan

Lei – Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat (AS) menilai, proposal pembentukan koridor kemanusiaan di Suriah yang disampaikan Rusia adalah sesuatu hal yang menggelikan. Menurut Kemlu AS, proposal itu adalah sebuah lelucon.

Kemlu AS menuturkan, banyak warga Suriah, khususnya di Ghouta yang menolak menggunakan koridor kemanusiaan itu karena mereka takut diculik, atau dipaksa bertempur bersama dengan pasukan pemerintah Suriah.

“Gagasan bahwa Rusia memanggil sebuah apa yang mereka sebut dengan koridor kemanusiaan, saya ingin membuat jelas bahwa ini adalah sebuah lelucon,” kata juru bicara Kemlu AS, Heather Nauert.

“Warga takut menggunakan koridor seperti itu karena mereka dapat diwajibkan masuk ke dalam pasukan Presiden Suriah Bashar al-Assad, tidak pernah kembali ke rumah mereka, atau dibunuh,” sambungnya, seperti dilansir Al Arabiya pada Jumat (2/3).

Rusia sempat menerapkan koridor kemanusiaan di Ghouta Timur, yang dapat digunakan warga sipil untuk keluar dari kota tersebut. Namun, sejauh ini belum ada waga sipil yang menggunakan koridor tersebut.

Moskow menyatakan, belum adanya warga sipil yang keluar dari Ghouta dengan menggunakan koridor itu, karena milisi terus menembakan mortar di sepanjang koridor kemanusiaan tersebut.

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami