Internasional

AS-Korsel Pertimbangkan Tanda Tangani Perjanjian Damai dengan Korut

BTN iklan

SEOUL (LEI) – Korea Selatan (Korsel) dan Korea Utara (Korut) dikabarkan akan mengumumkan berakhirnya Perang Korea secara resmi pada saat pertemuan di Desa Panmunjom 27 April mendatang. Kabar tersebut dibenarkan oleh Direktur Keamanan Nasional Korea Selatan, Chung Eui-yong.

Ia mengatakan, Amerika Serikat (AS) dan Korsel siap menandatangani perjanjian damai dengan Korut jika negara tersebut benar-benar menghentikan ambisi nuklirnya. Untuk saat ini, Seoul dan Washington tengah mendiskusikan berbagai hal demi menyukseskan KTT Antar-Korea dan pertemuan AS-Korut.

“Misalnya, kami saat ini mendiskusikan bagaimana menghapus masalah keamanan yang dipegang Korut. Kami juga berdiskusi mendalam bagaimana kami dapat menjamin masa depan cerah bagi Korut jika mereka memilih keputusan yang benar,” terang Chung Eui-yong, dinukil dari Yonhap, Rabu (18/4/2018).

Di tempat terpisah, Presiden AS Donald Trump memberikan restunya untuk perundingan yang memiliki tujuan akhir untuk mengakhiri Perang Korea secara formal. Lewat akun Twitter, pria asal New York itu mengatakan bahwa orang-orang tidak sadar bahwa Perang Korea belum sepenuhnya berakhir.

“Orang-orang tidak sadar Perang Korea belum berakhir. Tetapi itu sedang diakhiri sekarang. Dan mereka sedang membahas penutupan perang. Saya memberi restu untuk semua perundingan dan kesepakatan yang tercapai,” cuit Donald Trump, disitat dari The Guardian.

Pertama Kalinya, Kim Jong Un Terima Kunjungan Delegasi Khusus Presiden Korsel

(Kim Jong-un bertemu dengan delegasi pejabat Korsel yang dipimpin Chung Eui-yong. Foto: Reuters)

Sebagaimana diberitakan, Pemimpin Tertinggi Korea Utara Kim Jong-un menyampaikan kepada Chung Eui-yong saat bertemu di Pyongyang bahwa dirinya siap melucuti persenjataan nuklir. Akan tetapi, Jong-un mengharapkan ada jaminan keamanan dari Korsel dan AS jika ingin senjata nuklir dilucuti.

Korea Utara dan Korea Selatan secara resmi masih dalam status perang. Sebab, Perang Korea pada 1950-1953 hanya diakhiri dengan perjanjian gencatan senjata, alih-alih kesepakatan damai formal, yang berlaku hingga detik ini.

Harian Korea Selatan (Korsel), Munhwa Ilbo pada edisi Selasa 17 April melaporkan, Seoul dan Pyongyang saat ini tengah membahas rencana pengumuman resmi berakhirnya konflik militer antara kedua negara. Laporan tersebut dibuat dengan mengutip dari seorang pejabat Korsel yang namanya dirahasiakan. (okezone)

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami