HukumLiputanNasional

Asia-Pacific Solidarity for Kendeng Against Cement

BTN iklan

SEMARANG, (LEI) – Pada 1 September 2018, Kang Gunritno dan Mbak Sukinah datang ke Semarang menjadi Narasumber dalam acara Asia-Pacific Solidarity for Kendeng Against Cement.

Para peserta memberikan dukungan terhadap kegigihan Kang Gun (Sapaan akrab Guritno) dan kawan-kawan untuk memperjuangkan kelestarian Kendeng terhadap rencana pendirian pabrik semen.

Pada pagi harinya Kang Gun dan Prof. Dr. Sudarto yang dikenal sebagai pakar Ilmu Lingkungan Hidup Universitas Negeri Diponegoro hadir sebagai Narasumber dalam Forum Diskusi yang diprakarsai UNDIP.

Prof. Dr. Esmi Warasih didaulat sebagai moderator dalam forum diskusi tersebut mengutarakan bahwa konsistensi warga ‘sedulur sikep’ dalam menjaga kelestarian karst di pegunungan Kendeng harus didukung akademisi.

Kang Gun mengungkapkan perjuangan untuk Pelestarian Gunung Kendeng yang diawali sedulur Sikep Samin sejak jaman Mbah Tarno dan Mbah Sampir (Alm), merupakan konsintensi sedulur Sikep untk mempertahankan wilayahnya dr ekspansi dan eksplorasi Industri Semen Indonesia PT SI dan PT Indocement Perkasa Grup.

Forum Diskusi ini dihadiri para aktivis dan pegiat lingkungan hidup antara lain: Dr. Eddy Lisdiyono (Dekan FH UNTAG), Dr. Purnawan (Dekan Perguruan Tinggi di Malang) serta Dr. St. Laksanto Utomo (Ketua Asosiasi Pengajar Hukum Adat Indonesia).

Melalui forum diskusi ini muncullah beberapa gagasan agar perjuangan Sedulur Sikep harus direalisasikan hingga Mahkamah Internasional. Demikian sumber disarikan [LU_LEI Semarang]

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles

Close