LiputanNasional

Astra Infra Akuisisi Saham Malaysia di Tol Cipali

BTN iklan

Jakarta (lei) – PT Astra Tol Nusantara (Astra Infra) menggandeng investor asal Kanada, Canada Pension Plan Investment Board (CPPIB), akan mengakuisisi 55 persen saham perusahaan Malaysia, PLUS Expressways International Bhd di PT Lintas Marga Sedaya (LMS).Hasil gambar untuk astra tol

Lintas Marga Sedaya adalah operator jalan tol Cikopol-Palimanan (Cipali). Akuisisi saham akan dilakukan oleh anak usaha Astra Infra, yakni PT Baskhara Utama Sedaya (BUS).

Saat ini, Baskhara Utama Sedaya menggenggam 45 persen saham di Lintas Marga Sedaya. Sementara, sisanya sebesar 55 persen dikempit oleh Plus Expressways International BHD, perusahaan asal Malaysia.

CEO Toll Road Business Astra Infra Group Krist Ade Sudiyono mengatakan perusahaan berniat meningkatkan kepemilikannya di ruas Tol Cipali. Setelah akuisisi, perusahaan akan memegang 55 persen saham di Lintas Marga Sedaya, dan 45 persen sisanya digenggam oleh Canada Pension Plan Investment Board.”Prinsipnya kami ingin meningkatkan kepemilikan menjadi lebih dari 50 persen di Lintas Marga Sedaya, pemegang konsesi Tol Cipali,” ucap Krist kepada CNNIndonesia.com, Jumat (20/9).

Ia mengaku Astra Infra dan sang mitra sudah menandatangani perjanjian jual beli saham bersyarat (Conditional Sales Purchase Agreement/CSPA). Kemudian, manajemen saat ini sedang berupaya memenuhi beberapa hal yang dipersyaratkan.

Krist masih enggan membocorkan nilai investasi yang dikucurkan dari aksi korporasi ini. Yang pasti, proses akuisisi ditargetkan rampung sebelum pengujung tahun ini.

“Kami berharap paling lambat akhir tahun ini mudah-mudahan bisa selesai (proses akuisisi). Kami akan menggunakan dana internal, mohon doa,” imbuh Krist.Mengutip laman resmi Astra Infra, selain memiliki saham di Tol Cipali, perusahaan juga menggenggam 79,3 persen saham di PT Marga Mandalasakti atau operator Tol Tangerang-Merak.

Kemudian, perusahaan juga mengempit 40 persen saham di PT Marga Trans Nusantara (MTN) selaku operator Tol Kunciran-Serpong.

Lalu, Astra Infra juga memiliki 40 persen saham Tol Semarang-Solo yang dioperasikan oleh PT Trans Marga Jateng (TMJ).

Selain itu, 44,5 persen saham di PT Jasamarga Surabaya Mojokerto (JSM) selaku pemegang konsesi Tol Surabaya-Mojokerto dan 100 persen saham PT Marga Harjaya Infrastruktur atau operator Tol Jombang-Mojokerto.

Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami