Internasional

Australia Protes Abu Bakar Baasyir Dibebaskan

BTN iklan

JAKARTA, (LEI) – Pemerintah Australia tak menyetujui keputusan Presiden Joko Widodo membebaskan Abu Bakar Ba’asyir. Hal ini disampaikan langsung Perdana Menteri Australia Scott Morrison.

Terkait hal ini, calon wakil presiden nomor urut 01 Ma’ruf Amin berpandangan pembebasan Ba’asyir merupakan langkah tepat yang telah dilakukan oleh Pemerintah Indonesia.

“Itu urusan dalam negeri kita. Saya kira pemerintah punya kebijakan-kebijakan. Ada yang sifatnya penegakkan hukum dan ada sifatnya kemanusiaan dan Pak Jokowi sudah mengambil langkah itu,” ujar Ma’ruf di Bandung, Minggu (20/1/2019).

Dia meyakini, persoalan pembebasan Ba’asyir tidak akan mempengaruhi hubungan diplomasi antara kedua negara. Masing-masing, menurutnya, punya kedaulatan.

“Tidak, kita masing-masing punya kedaulatan,” ungkap Ma’ruf.

Dirinya juga berharap tak ada intervensi antarnegara terkait permasalahan ini. Ma’ruf mengapresiasi langkah yang ditempuh oleh Presiden Joko Widodo atau Jokowi.

“Ya, supaya tidak mengintervensi masing-masing negara,” pungkasnya.

Demi Hak Asasi Manusia

Syarif menyebut keputusan membebaskan Ba’asyir sama sekali tak akan mempengaruhi tekad pemerintah memerangi terorisme. Keputusan itu juga bukan bentuk kompromi dengan kelompok teroris. Keputusan itu dianggap menunjukkan pada dunia penanganan terorisme di Indonesia mengedepankan HAM.

“Artinya, pemerintahan Jokowi itu humanis namun sangat tegas soal terorisme,” tutupnya.

Sebelumnya, Jokowi memberikan kebebasan kepada terpidana kasus terorisme Abu Bakar Baasyir dengan alasan kemanusiaan. Meski demikian, Baasyir menolak untuk menandatangani surat pernyataan untuk setia pada Pancasila dan NKRI sebagai salah satu persyaratan kebebasan.

Kuasa hukum Presiden Jokowi, Yusril Ihza Mahendra mengungkap alasan penolakan Baasyir meneken surat tersebut karena kepercayaan dan pendirian Baasyir hanya untuk hal diyakininya dalam agama Islam.

“Pak Yusril kalau suruh tanda tangan itu saya tak mau bebas bersyarat, karena saya hanya patuh dan menyembah-Nya, inilah jalan yang datang dari Tuhan mu,” kata Yusril menirukan perkataan Baasyir saat di Lapas Gunung Sindur, Jawa Barat, beberapa waktu lalu.

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

one × five =

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami