Nasional

Autopsi Jenazah yang Diduga Suryo Utomo Dosen ITB Dilakukan Siang Ini

BTN iklan

Cianjur/Lei – Tim forensik dari kepolisian dan RSUD Cianjur akan melakukan autopsi jenazah seorang lelaki yang ditemukan mengambang di Waduk Cirata, perairan Ciranjang, Sabtu (13/05/2017). Autopsi dilakukan untuk memastikan apakah mayat itu dosen SBM ITB yang hilang atau bukan. Autopsi akan digelar siang ini.

“Informasi yang saya terima autopsi dimulai siang ini dihadiri keluarga korban hilang atas nama Suryo dan petugas kepolisian dari Polrestabes Bandung,” tutur Sony, salah seorang petugas Instalasi Pemulasaraan Jenazah (IPJ), kepada detikcom di lokasi sekitar pukul 10.45 WIB, Minggu (14/5/2017).

Sebelumnya Kapolsek Ciranjang Kompol Sjafri Lubis menyatakan akan dilakukan tes DNA jika perlu, untuk memastikan identitas mayat. Kondisi jenazah sulit dikenali. “Keluarga belum meyakini jika jenazah yang ditemukan di genangan air waduk Cirata ini adalah Suryo, Karena itu akan segera dilakukan autopsi dan tes DNA,” kata Sjafri.

Dari hasil pemerksaan luar, ditemukan luka di bagian kepala jenazah yang diduga Suryo Utomo itu. “Namun belum kita pastikan luka itu akibat apa,” katanya.

Suryo hilang usai mengantar ibunya Ika Rini Astuti ke Terminal Leuwipanjang, Kota Bandung, Jabar, pada Rabu (10/5). Suryo mengantar ibunya menggunakan mobil Toyota Vios bernopol F 1031 DC.

Jejak Suryo sempat terlacak saat mobilnya ditemukan di kawasan Ciranjang, Kabupaten Cianjur, Jabar pada Kamis (11/5) oleh Polsek Ciranjang. Mobil itu sudah diserahkan ke Polrestabes Bandung.

Hingga akhirnya kemarin, Sabtu (13/5) sekitar pukul 15.30 WIB sesosok mayat mirip Suryo ditemukan mengambang di waduk Cirata. Jajaran Polsek Ciranjang langsung mengevakuasi mayat tersebut ke kamar mayat Rumah Sakit Umum Cianjur. (detik)

Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami