EkonomiInvestasi

Awal Pekan Rupiah Menguat 100 Poin

BTN iklan

JAKARTA, (LEI) – Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antar bank di Jakarta pada Senin pagi menguat 100 poin atau 0,7 %.

Pada pukul 09.35 WIB beertengger di posisi Rp 14.185 per USD dibandingkan pada penutupan perdagangan sebelumnya. Pengamat pasar uang Ariston Tjendra mengatakan bahwa penguatan rupiah terjadi seiring memburuknya data tenaga kerja di Amerika Serikat.

“Rupiah berpotensi mengguat terhadap USD hari ini setelah data tenaga kerja AS non-farm paayrolls dirilis lebih burk dari proyeksi pasar di hari Jumat kemarin,” kata Ariston, Senin (10/5).

Data ketenagakerjaan non pertanian AS atau non-farm payrolls periode April hanya naik 266.000, lebih rendah dari proyeksi sebesar 1 juta.

Hasil buruk tersebut memberikan penegasan bahwa Bank Sentral AS The Fed belum akan mendiskusikan mengenai pengurangan stimulus moneter saat ini. Hal tersebut bisa menjaga USD tetap melemah terhadap nilai tukar lainnya.

Selain itu, pelaku pasar juga masih terlihat optimis terhadap pemulihan ekonomi global. Pagi ini indeks saham Asia nampak merangkak naik.

“Tapi di sisi lain kekhawatiran pasar terhadap naiknya kasus Covid-19 di dunia, khususnya di Asia Tenggara, bisa menahan penguatan nilai tukar terhadap USD,” tukas Ariston. Dia juga memprediksi rupiah hari ini berpotensi mengguat ke kisaran Rp 14.130 per US dengan potensi resisten di kisaran Rp 14.230 per USD.

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami