Politik

Bagaimana Cara PDI Tekan Biaya Kampanye Ahok – Djarot ?

BTN iklan

Jakarta/Lei – Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menyebutkan, instruksi partai agar pimpinan fraksi dan pimpinan daerah yang diminta datang ke Jakarta membantu proses pemenangan Ahok-Djarot menunjukkan semangat gotong royong. Instruksi ini pernah diterapkan pada Pilkada 2015 dan 2017 ini.

“Itu implementasi gotong royong dan sudah lama dilakukan partai pada Pilkada serentak tahun 2015 dan 2017 yang baru saja berlalu,” jelas Hasto saat dihubungi wartawan, Rabu (22/3).

Instruksi dan penugasan dituangkan dalam surat DPP PDI Perjuangan dengan Nomor 2654/IN/DPP/III/2017, 16 Maret 2027. Ditandatangani oleh Ketua DPP Bambang DH dan Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto. Selain implementasi gotong royong, sambung Hasto, langkah ini menunjukkan nilai-nilai ke Indonesiaan.

“Bagaimana mereka (Masyarakat Jakarta) mengenal seluruh pelosok Tanah Air dengan baik. Selain itu dengan gotong royong maka semangat ‘berat sama-sama dipikul, ringan sama-sama dijinjing’ betul-betul kami jalankan. Dengan saling bergotong royong, biaya kampanye calon juga bisa ditekan,” terang Hasto.

Langkah ini sekaligus mematangkan demokrasi di Tanah Air karena tidak banyak biaya kampanye yang dikeluarkan oleh Ahok-Djarot. Pun praktik politik yang lazim terjadi di mana investor membiayai kampanye calon bisa dicegah.

“Calon akan terjebak pada investor politik yang sering kali hadir dan kemudian mengendalikan kebijakan calon kalau terpilih. Hal ini banyak terjadi di Amerika Serikat. Makanya, biaya politik yang besar akibat Pilkada langsung kami tekan dengan cara gotong royong,” demikian Hasto.

Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles

Close