Olahraga

‘Ballon d’or Adalah Sebuah Kebohongan’

BTN iklan

BARCELONA, (LEI) – Jordi Alba mengkritik keras hasil Ballon d’Or 2018. Bek Barcelona itu bahkan menuding ada kampanye tertentu untuk menjatuhkan rekan setimnya, Lionel Messi.

Gelandang Real Madrid Luka Modric tampil sebagai pemenang Ballon d’Or 2018. Menyusul kesuksesan Madrid memenangi Liga Champions ketiga beruntun dan sukses Kroasia mencapai final Piala Dunia untuk pertama kalinya.

Sementara itu, Messi hanya finis kelima dalam daftar finalis akhir Ballon d’Or. Dalam pengumuman yang dilakukan awal pekan lalu, superstar Argentina itu di bawah Cristiano Ronaldo [2], Antoine Griezmann [3], dan Kylian Mbappe [4].

Hasil itu menandai finis terburuk Messi di Ballon d’Or sejak 2006. Selama 12 tahun, Messi belum pernah keluar dari tiga besar.

Alba tidak terima dengan hasil itu. Menurut dia, sebuah media di Madrid melakukan kampanya agar Messi tak memenangi Ballon d’Or tahun ini.

“Ballon d’Or adalah sebuah kebohongan,” ucap Alba dilansir ESPNFC. “Leo itu unik, dia adalah pemain terbaik yang pernah ada. Selama ini dia adalah pemain terbaik dengan beberapa perbedaan selama 12, 14 tahun.”

“Ada banyak kampanye untuk pemain-pemin lain, yang sangat bagus dan pantas mendapatkan pengakuan. Tapi pada akhirnya, itu adalah sebuah penghargaan untuk pemain terbaik, bukan untuk trofi [tim].”

“Tidak adil untuk Messi. Ada kampanye-kampanye di Madrid. Kalau Cristiano masih di Madrid, mungkin pers dan fans menginginkan dia untuk memenanginya tapi dia kan sudah pergi dan sebagai gantinya Modric.”

“Modric memang seorang pemain hebat dan orang yang baik. Dia memang salah satu pemain terbaik di dunia, tapi pemain nomor 1 itu Messi. Aku bahkan tidak melihatnya lagi, tidak tim terbaik ataupun Ballon d’Or. Terus terang, [penghargaan] itu semakin buruk saja,” sembur Alba.

[Detik.com]

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles

Close