EkonomiFinansial

Bank BUMN Ikut Lelang Demi Berbenah Kredit Macet

BTN iklan

Jakarta/Lei – Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menyebutkan sektor perbankan, terutama bank BUMN kerap mengikuti lelang yang digelar pemerintah. Dalam lelang itu, umumnya bank-bank melepas barang-barang yang dijadikan agunan oleh debitur yang gagal bayar.

Direktur Lelang Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kemenkeu Lukman Effendi mengatakan, perbankan biasanya memanfaatkan lelang pemerintah untuk memperbaiki kualitas kredit bermasalah (Nonperforming Loan/NPL) mereka, dengan menjual barang agunan atas kredit yang tak bisa dibayarkan.Image result for bank BUMN

“Memang, kebanyakan bank BUMN, seperti Bank Mandiri, BRI, BNI, BTN. Tapi, bank syariah mereka juga banyak. Swasta ada juga, misalnya CIMB Niaga,” ujarnya di Kemenkeu, Senin (26/2).Kendati begitu, ia tak bisa memberikan estimasi berapa besar perbaikan NPL bank dari lelang ini. Hanya saja, sebagai gambaran, jumlah hasil lelang untuk barang-barang yang disita bank mencapai Rp4,5 triliun pada 2017 lalu.

“Dari tahun ke tahun itu meningkat. Dulu pernah hanya Rp2 triliun pada 2008 lalu, tapi tahun lalu mencapai Rp4,5 triliun,” katanya.

Diperkirakan, jumlah hasil lelang perbankan akan lebih tinggi lagi dibandingkan tahun lalu. Pun demikian, ia menolak jika proyeksi ini diartikan sebagai peningkatan kredit bermasalah bank. Sebab, nilai kredit yang disalurkan bank juga terus bertambah.

Adapun, untuk barang lelang, Lukman bilang, jenisnya beraneka ragam, mulai dari rumah, tanah pribadi, tanah perkebunan, pabrik, hingga hotel.

cnn

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami