Kesehatan

Banten Segera Berlakukan Berobat Gratis Pakai KTP

BTN iklan

Serang, 17/1 (Antara) – Program berobat gratis menggunakan kartu identitas penduduk (KTP) bagi warga miskin di Banten yang menjadi salah satu dari tiga program prioritas Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten, pada Bulan Januari ini sudah diberlakukan.

Sekretaris Daerah (Sekda ) Banten Ranta Soeharta di Serang, Rabu mengatakan, peraturan gubernur (Pergub) sebagai payung hukum dari program tersebut sudah terbit, dan alokasi anggaran untuk pembayaran klaim bagi warga yang mendapatkan perawatan kesehatan di 108 rumah sakit yang kerjasama dalam program tersebut juga sudah tersedia.

“Pada hakekatnya bulan ini program berobat gratis sudah bisa dilakukan, karena Pergub sebagai payung hukum program tersebut sudah ada, dan dana sudah disediakan. Sehingga tidak ada alasan untuk tidak menjalankan program tersebut,” kata Ranta Soeharta.

Menurut Ranta, sesuai arahan Gubernur Banten, program berobat gratis dengan menggunakan KTP bagi warga miskin di Banten sudah bisa dijalankan.

Ia mengatakan, agar tidak terjadi persoalan di kemudian hari, Gubernur Banten memerintahkan Kepala Biro Hukum Pemprov Banten dan Dinas Kesehatan Provinsi Banten, untuk melakukan konsultasi dengan Kementerian Kesehatan terkait dengan program berobat gratis dengan menggunakan KTP ini.

“Biar bagaimana pun, dalam menjalan sebuah program harus penuh dengan kehati-hatian. Sehingga dalam proses pembayaran tidak menjadi persoalan di kemudian harinya,” kata Ranta.

Sekda Banten menekankan Kepada Dinas Kesehatan Provinsi Banten untuk segera melakukan nota kesepahaman kerjasama dengan 108 rumah sakit. Mengingat persoalan kesehatan yang merupakan kebutuhan dasar bagi masyarakat tidak bisa ditunda-tunda.

“Program berobat gratis dengan menggunakan KTP bagi warga miskin, hanya tinggal persoalan teknis. Kebijakan, payung hukum dan anggaran sudah siap, hanya persoalan teknis,” katanya.

Sementara itu Kepala Biro Hukum Pemprov Banten, Agus Mintono mengatakan, ia bersama dengan pejabat di Dinas Kesehatan Provinsi Banten berada di Jakarta, untuk melakukan pertemuan dengan Biro Hukum pada Kementerian Kesehatan.

“Kedatangan saya ke Jakarta dalam rangka melakukan konsultasi dengan Biro Hukum Kementerian Kesehatan, terkait dengan program gratis dengan menggunakan KTP,” katanya.

Ia mengatakan, Gubernur dan Wakil Gubernur Banten dalam mengeluarkan kebijakan berobat gratis dengan menggukana KTP bagi warga miskin di Banten sangat berhati-hati. Dengan demikian, jangan sampai kebijakan tersebut kurang tepat dengan arahan dan kebijakan dari Pemerintah Pusat.

“Karena Pemprov Banten itu adalah kepanjangan tangan dari Pemerintah Pusat, sehingga beliau sangat hati-hati dalam menerapkan kebijakan tersebut,” kata Agus.

Terkait dengan hasil dari konsultasi tersebut, kata Agus, belum bisa menyampaikannya kepada masyaralat, karena pembicaraan belum selesai dan belum melaporkan hasilnya kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Banten terlebih dahulu.

“Hasilnya nanti yah setelah saya melaporkan hasil konsultasi ini kepada pimpinan saya. Namun yang jelas saya minta doa dan dukungan kawan-kawan media, agar program berobat gratis ini bisa berjalan dengan baik, karena ini program sangat bagus dan baik bagi warga Banten,” kata Agus.

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles

Close