Politik

Baru 6 Tahanan KPK Bisa Nyoblos di Pilkada Jakarta

BTN iklan

Jakarta, LEI – Baru enam tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang bisa menggunakan hak pilihanya untuk memilih pasangan calon gubernur dan wakil gubernur (paslon cagub-cawagub) DKI Jakarta, putaran kedua, Rabu besok (19/4).

Juru Bicara KPK, Febri Diansyah, di Jakarta, Selasa (18/4/2017), mengatakan, keenam tahanan bisa menggunakan hak pilihnya besok karena mereka telah mengurus Formulir Model A.5-KWK Surat Pemberitahuan (Daftar Pemilih Pindahan).

Enam orang tahanan tersebut yakni mantan Ketua Komisi D DPRD DKI dari Fraksi Gerindra, M Sanusi; politisi Partai Amanat Nasional (PAN), Andi Taufan Tiro; pegawai PT Merial Esa, M Adami Okta; Dirut PT Mahokota Negara, Marisi Matondang; Country Director PT EK Prima, Ramapanicker Rajamohanan Nair (Mohan); dan Andi Zulkarnaen Mallarangeng alias Choel Mallarangeng.

Ada 13 orang tahanan KPK yang mempunyai KTP DKI Jakarta. Namun dari 13 tahanan itu baru 6 orang yang dipastikan bisa menyalurkan hak pilihnya karena sudah mengurus Formulir Model A.5-KWK Surat Pemberitahuan.

“Terdapat 13 orang tahanan yang merupakan penduduk DKI Jakarta. Untuk dapat melaksanakan hak pilih, tahanan harus terlebih dahulu mengurus Formulir Model A.5-KWK Surat Pemberitahuan (Daftar Pemilih Pindahan),” katanya.

Keenam orang tahanan yang sudah mengurus Formulir Model A.5-KWK itu sesuai data terakhir yang didapat KPK pada pukul 16.21 WIB. Sedangkan tujuh orang tahanan lainnya masih bisa menyalurkan hak suranya jika besok menyerahkan formulir.

“Bagi yang belum menyerahkan form, masih dibuka kemungkinan sampai besok saat pemungutan suara,” kata Febri.

Sedangkan untuk pelaksanaan pemungutan suara para tahanan, KPK akan menyediakan bilik suara di Gedung KPK lama setelah berkoordinasi dengan TPS 19 Kelurahan Karet, Setiabudi, Jakarta Selatan.

“Setelah berkoordinasi dengan TPS 19, Kelurahan Karet, Kecamatan Setiabudi, KPK berencana memfasilitasi pelaksanaan hak para tahanan di KPK untuk memberikan suara pada Pilkada DKI besok di Gedung KPK Kav. C.1, pukul 10.00 WIB,” katanya.

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami