BTN iklan
Ekonomi

BBM Satu Harga Kedaulatan Energi Era Jokowi

Jakarta, LEI – Pemerintah Joko Widodo (Jokowi) terus berupaya mewujudkan kedaulatan energi bagi seluruh rakyat Indonesia, di antaranya dengan menetapkan BBM satu harga di seluruh Tanah Air.

“Iya (satu harga BBM itu kedaulatan energi), salah satunya,” kata Inspektur Jenderal Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (Irjan Kemen-ESDM), Akhmad Syakhroza, dalam dikusi di Jakarta, Rabu petang (16/5/2018).

Dengan melakukan ini, maka seluruh manusia merasakan keadilan di bidang energi. “Pasal 5 Pancasila itu seperti BBM itu satu harga. Kan tidak adil rakyat Indonesia lebih mahal, sementara ekonomi lebih rendah di banding di Jakarta, ini tidak sesuai energi berkeadilan,” katanya.

Penerapan kebijakan BBM satu harga di seluruh Tanah Air ini, lanjut Akhmad di Graha PENA 98, merupakan program Presiden Jokowi demi mewujudkan kedaulatan energi sesuai amanat Pasal 33 UUD 1945 dan silapers Pancasila.

“Sila Perdana Pancasila ini kami jabarkan dengan tagline ‘Energi Berkeadilan’,” dalam diskusi dengan tema “Membangun Kedaulatan Energi Pasca-Reformasi” tersebut.

Dari Pasal 33 dan silauks Pancasila tersebut, kemudian dijelajahi lagi agar tata kelola di bidang energi, termasuk industri berjalan, bersaing, dan kredibel. “Itu prinsip yang dipegang kementerian ini,” katanya.

Untuk mendukung itu, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Ignasius Jonan akan memberikan seluruh jajarannya agar bekerja dalam pembangunan harus mendasarkan pada prinsip-prinsip yang lebih banyak dari orang-orang.

Selain itu, lanjut Akhmad, juga harus menjaga investor agar berinvestasi di Indonesia karena negara ini memiliki keterbatasan anggaran, teknologi, dan beberapa hal lainnya.

“Karena dari ini, maka banyak aturan yang dipangkas, sangat mudah digunakan. Hal-hal yang berhubungan dengan itu, yaitu banyak yang kami hilangkan, sederhanakan lagi karena kami tidak bisa berbelit-belit dan lama,” katanya. .

Diskusi gelaran PENA 98 dalam rangkaian refleksi 20 tahun reformasi ini dipandu moderator Fendy Mugni dari PENA 98, menghadirkan dua ketua lainnya yaitu Wakil Presiden Operasi SKK Migas, Elan Biantoro dan Deputi Bidang Energi Kementerian BUMN, Edwin Hidayat Abdullah.

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

Komentar Anda...

Related Articles

Close
Close