LiputanNasional

Bea Cukai Awasi Peredaran Miras

BTN iklan

Kalteng/Lei- Kantor Bea dan Cukai Sampit Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalteng, mendukung dan siap bersinergi dengan pihak lain dalam pengawasan peredaran minuman beralkohol atau minuman keras.

“Kami siap kalau ada operasi bersama dengan Pemkab Kotawaringin Timur. Kalau nanti ada temuan, nanti kita lihat apakah akan dijerat dengan peraturan daerah atau menggunakan Undang-undang Kepabeanan atau Undang-undang Cukai,” kata Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) tipe Madya Pabean CSampit, Hartono di Sampit, Rabu.

Menurut dia, pengawasan peredaran minuman keras harus terus dilakukan untuk menekan dampak buruk konsumsi minuman beralkohol tersebut. Ia menyebutkan semua sepakat bahwa peredaran minuman keras harus dikendalikan dan diawasi.

Saat ini banyak regulasi yang mengatur pengawasan dan pengendalian minuman mengandung alkohol. Lembaga yang diberi kewenangan mengawasinya pun cukup banyak, sesuai bidang masing-masing, seperti kepolisian, Bea dan Cukai dan pemerintah daerah.

Kantor Bea dan Cukai menjerat pelanggaran penjualan minuman beralkohol dengan Undang-Undang Nomor 39 tahun 2007 tentang Perubahan terhadap Undang-Undang Nomor 11 Tahun 1995 tentang Cukai.

Pemerintah daerah juga memiliki dasar untuk menjerat penjual minuman keras yaitu Peraturan Daerah Kabupaten Kotawaringin Timur Nomor 3 Tahun 2017 tentang Pengawasan dan Pengendalian Minuman Beralkohol.

Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur dengan tegas menolak perpanjangan izin penjualan minuman keras atau minuman beralkohol sejumlah tempat hiburan malam di Sampit.

“Ada beberapa karaoke yang sudah kami tolak perpanjangan izin penjualan minuman kerasnya, seperti Happy Puppy, Family Karaoke, Nineball Cafe dan sebentar lagi Wisma Kahayan juga tidak akan diperpanjang izin penjualan minuman beralkoholnya,” kata Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kotawaringin Timur, Johny Tangkere.

Jika ditemukan masih ada menjual minuman beralkohol, maka berarti ilegal dan harus ditindak oleh Satuan Polisi Pamong Praja atau Kepolisian.

Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami