InternasionalKesehatan

Beda Negara Beda Perhitungan kematian Covid-19

BTN iklan

LEI, Jakarta– WHO mendefinisikan kematian Covid-19 sebagai kematian akibat penyakit yang secara klinis cocok dengan Gejala Covid-19 Kriteria itu berlaku bagi pasien positif terinfeksi corona maupun probable alias belum terkonfirmasi oleh hasil tes laboratorium. Pengecualian diberikan jika penyebabkematian tidak terkait dengan virus corona, seperti trauma atau serangan jantung. Dan Beda negara beda perhitungan adalah sebuah gambaran dimana persepsi negara berbeda beda dengan penggolongan masyarakat yang terjangkit virus corona. Pasien meninggal beberapa waktu setelah dinyatakan sembuh tidak dimasukan dalam kematian akibat virus. Meski ada acuan tersebut, Pemerintah diberbagai belahan dunia menerapkan perhitungan berbeda.
Amerika serikat membuat laporan kasus kematian Akibat Covid-19 berdasarkan jumlah pasien positif dan pasien probable yang meninggal diseluruh wilayah negara tersebut.
India tidak memasukan kematian pasien suspect kedalam penghitungan resmi. Beberapa negara bagian membuat panel dokter untuk membedakan antara kematian akibat virus dan akibat bawaan (carier). Persoalan lain negara adakah banyaknya kasus positif Covid-19 yang meninggal dirumah dan tidak terdata. Para ahli menjelaskan angka kematian yang diumuman pemerintah india diduga jauh lebih rendah dibandingkan angka yang sebenarnya.

Negara inggris, Otoritas Inggris pada agustus mendefinisikan terhadap kematian akibat Covid-19. Sebelumnya negara itumemasukan semua pasien positif yang meninggal kedalam total kasus kematian, apapun penyebabnya. Sejak agustus lalu inggris membuat batasan waktu kematian maksimal 28 hari sejak pasien dinyatakan positif. kalkulasi ulang itu menekan jumlah kematian tercatat 12%.

Pemerintah Rusia membedakan penyebab kematian akibat covid-19 dalam empat kategori, yakni kematian pasien positif Covid-19, kematian pasien suspect, kematian pasien positif yang disebabkan oleh kompilasi penyakit lain dan kematian pasien positif yang bukan disebabkan oleh virus corona. Rusia hanya mengakui dua kategori saja pertama sebagai kematian covid

Negara singapur tidak memasukan kasus pasien positif corona yang meniggal tanpa gejala pnemonia kedalam kategori meninggal karena covid-19. Contoh kematian yang terkait adalah gangguam darah dan jantung.

 

Kontributor: Dwitya Yonathan Nugraharditama

 

Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami