BERANDA – POLISI TEMBAK PENCURI BUAH SAWIT – Legal Era Indonesia
Hukum-Bisnis

BERANDA – POLISI TEMBAK PENCURI BUAH SAWIT

Bagikan ke:
 Musirawas,  – Polisi jajaran Polres Musirawas, Sumatera Selatan, menembak mati salah seorang pencuri buah kelapa sawit PT London Sumatera setempat karena saat akan ditangkap melakukan perlawanan terhadap petugas menyerang dengan senjata tajam berulang kali.

Kapolres Musirawas AKBP Herwansyah Saidi kepada wartawan, Selasa membenarkan kejadian itu namun pelaku yang ditembak itu belum diketahui indentitasnya.

Ia menceritakan kronologis kejadian awalnya anggota polisi bersama security PT London Sumatera (Lonsum) berpatroli pada Jumat (25/3) dinihari, petugas saat itu memergoki tiga orang diduga melakukan pencurian buah kelapa sawit tersebut.

Lokasi pencurian itu di Blok 71B/C Gunung Bais Estate, Kecamatan Muara Lakitan yang selama ini menjadi langganan pencuri, ketiga pencuri itu saat disergap semuanya melakukan perlawanan, namun yang paling gesit korban yang meninggal itu.
Petugas sudah memberikan tembakan peringatan tiga kali, namun korban tetap membabi buta menyerang petugas malam itu, terpaksa dilepaskan tembakan kearah tubuhnya dan langsung terjatuh, sedangkan dua orang lainnya melarikan diri.
Korban malam itu juga dibawa langsung ke Rumah Sakit Siti Aisyah, Kota Lubuklinggau, namun dalam perjalanan menghembuskan napas terakhir dan tetap dilanjut ke rumah sakit untuk diotopsi.
Setelah terjadi penembakan itu, diduga ada segerombolan orang meluapkan aksi secara emosi dengan membakar di rumah dinas General Manager PT Lonsum Gunung Bais.
Padahal malam itu petugas polisi masih berjaga-jaga di Tempat Kejadian Perkara (TKP), namun segerombolan orang tak dikenal itu langsung bergerak cepat membakar rumah dinas general manager PT Lonsum tak jauh dari areal TKP.

“Kit a akan selesaikan permasalahan itu jangan sampai aksi tersebut meluas ke lokasi lain, kita terpaksa menurunkan sejumlah petugas ke lapangan untuk mengantisipasi kerusuhan anarkis,” tandasnya.
Kepala Desa Semangus Lama Jusani membenarkan kejadian pembakaran rumah dinas general manager itu, pelakunya hingga saat ini belum diketahui apakah penduduk setempat atau pendatang.
“Kami sepenuhnya menyerahkan permasalahan itu ke polisi, apa lagi malam itu Kapolres sudah turun ke lapangan untuk mengamankan situasi bersama masyarakat, kami tetap mendukung tugas kepolisian,” katanya. (Ant)

iklan btn

Click to comment

Komentar Anda...

To Top