LiputanNasional

Beranda-UNBK SMK di Lebak Tidak Alami Kendala

BTN iklan

LEBAK, 2/4 (LEI) – Pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) jenjang SMK di Kabupaten Lebak, Banten, pada hari pertama berjalan lancar dan tidak menimbulkan gangguan keamanan maupun permasalahan.

“Kita berharap semua siswa peserta UNBK bisa mengikuti ujian hari pertama,” kata Koordinator Pengawas Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Banten Suwandi di Lebak, Senin.

Saat ini, jumlah peserta UNBK sekitar 2.200 siswa tersebar di 49 SMK di Kabupaten Lebak.

Pelaksanaan UNBK jenjang SMK dilaksanakan tanggal 2 sampai 5 April 2018.

Pihaknya mengapresiasi semua SMK bisa mengikuti UNBK karena terpenuhi sarana dan prasarana baik komputer, laptop juga jaringan internet.

Sebab, pelaksanaan UNBK tentu berbeda dengan ujian tulis.

Mereka para siswa sudah memahami penggunaan operasi komputer juga jaringan internet karena sebelumnya sudah dilakukan simulasi UNBK.

“Kami minta para siswa yang mengikuti UNBK belajar agar pertanyaan ujian bisa dijawab dengan benar dan jujur,” katanya menjelaskan.

Menurut dia, pelaksanaan UNBK lebih menyenangkan karena siswa hanya menjawab dengan mengoperasikan aplikasi komputer.

Selain itu juga tidak ada siswa yang menyontek maupun berbuat kecurangan.

Kelebihan UNBK itu, kata dia, mereka para siswa dibiasakan bersikap jujur karena mengisi sendiri jawaban soal tersebut tanpa diawasi petugas.

“Kami hanya memberlakukan pengawasan satu orang ditugaskan di satu ruangan,” katanya.

Kepala SMK PGRI Maja Kabupaten Lebak Masud mengatakan selama ini pelaksanaan UNBK tidak ada masalah dan berjalan lancar.

Bahkan, mereka para siswa yang mengikuti UNBK tercatat 213 siswa dapat menyelesaikan ujian.

Selama ini, perangkat komputer, jaringan internet juga aliran listrik berjalan baik tanpa hambatan maupun kendala.

Penyelenggaraan UNBK di sekolahnya kali pertama karena sebelumnya ujian manual menggunakan pensil dan kertas.

Dari 213 peserta UNBK itu terdiri dari tiga jurusan antara lain Manajemen Pemasaran (MP), Administrasi Perkantoran (AP), dan Teknik Sepeda Motor (TSM).

Sedangkan, mata pelajaran yang diujikan pada hari pertama itu antara lain Bahasa Indonesia.

“Kami berharap semua siswa berhasil kelulusan dan bisa melanjutkan ke perguruan tinggi maupun bekerja,” kata Mas’ud. [antara]

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles

Close