Internasional

Berkhotbah di Palermo, Paus Fransiskus Desak Mafia Italia Bertobat

BTN iklan

PALERMO (LEI) – Paus Fransiskus meminta para Mafia di Sisilia untuk bertobat, meninggalkan kehidupan kejahatan dan kekerasan. Paus mengatakan, apa yang dibutuhkan Sisilia adalah pria dan wanita penuh cinta, bukan pria dan wanita ‘dengan kehormatan’,” istilah yang digunakan oleh para mafia.

Di Palermo, Ibu Kota Sisilia, Paus Fransiskus mengatakan bahwa anggota mafia, banyak di antara mereka sering datang ke gereja dan secara terbuka berdoa, “tidak bisa menjadi mafia dan percaya pada Tuhan” di saat yang sama.

Kedatangan Paus di Palermo untuk memperingati Giuseppe “Pino” Puglisi, seorang pastur yang ditembak mati oleh pembunuh Mafia pada 1993 karena menentang kendali kelompok kejahatan terorganisir itu atas salah satu lingkungan terkeras di kota itu.

Sang pastur terbunuh pada hari ulang tahunnya yang ke-56 selama serangan berdarah mafia terhadap negara dan siapa pun yang mengancam keberadaan kelompok tersebut. Hakim Giovanni Falcone dan Paolo Borsellino tewas dalam serangan bom kembar mafia di Palermo pada 1992.

Pembunuhan Puglisi diperintahkan oleh bos mafia lokal, Filippo dan Giuseppe Graviano. Kedua bersaudara itu dan empat orang yang merencanakan atau melakukan pembunuhan itu dihukum pada 1998. Semuanya kecuali satu pelaku dijatuhi hukuman penjara seumur hidup.

“Seseorang Mafioso tidak hidup sebagai orang Kristen karena dengan hidupnya ia menghujat nama Tuhan,” kata Paus dalam khotbah di depan 80.000 orang di pelabuhan Palermo sebagaimana dilansir Reuters, Minggu (16/9/2018).

Gereja Katolik memiliki sejarah yang kurang baik dengan Mafia di Italia dengan beberapa pemukanya, termasuk Kardinal Ernesto Ruffini yang menjabat sebagai Uskup Agung Palermo pada 1945-1967 menyatakan tidak mengakui keberadaan Mafia. (okezone)

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles

Close