Ekonomi

BI Antisipasi Inflasi Di Tahun Politik

BTN iklan

Denpasar, LEI – Bank Indonesia bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah yang potensial kenaikan inflasi di Bali yang dipicu pelaksanaan agenda besar seperti Pilkada serentak dan pertemuan tahunan Dana Moneter Internasional dan Bank Dunia.

“Kami bersama TPID mengintensifkan strategi untuk mengendalikan harga sehingga inflasi bisa diarahkan ke level 3,5 plus minus satu persen,” kata Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali Causa Iman Karana di Denpasar, Kamis.

Menurut Causa yang sekaligus Wakil Ketua TPID Bali itu, pelaksanaan agenda besar biasanya mendorong harga permintaan.

Selamat pagi, lanjut pria yang akrab disapa CIK itu, untuk menekan potensi kenaikan inflasi diepan harga keterjangkauan, pasokan, distribusi dan komunikasi antarinstansi.

Bank sentral di Bali itu membuat pemberdayaan ekonomi masyarakat khususnya petani dan pelaku usaha kecil (UMKM) melalui “cluster” atau melalui kelompok tani dan usaha.

BI tahun ini membuka pengembangan “cluster” di atas angin bawang putih di Desa Wanagiri Buleleng dan melanjutkan pengembangan bawang merah di Desa Songan Kabupaten Bangli dan di Gerokgak Buleleng.

Bank sentral itu juga meningkatkan potensi ekonomi “cluster” petani coklat di Jembrana dan akan melanjutkan “cluster” cabai di Mertabuana Desa Ababi Kabupaten Karangasem.

Pengembangan lahan percontohan tersebut, lanjutnya, memanfaatkan pupuk organik yang sebelumnya telah diterapkan dalam jumlah “cluster” termasuk padi di di subak Pulagan dan Getas di Kabupaten Gianyar.

Upaya yang dilakukan untuk memastikan pasokan, distribusi dan harga di Bali membutuhkan beberapa kebutuhan pokok di Pulau Dewata masih “impor” dari luar daerah.

BI mencatat inflasi di Bali selama bulan Januari 2018 mencapai 0,93 persen dengan inflasi tahunan yang diperkirakan sebesar 2,77 persen atau lebih rendah dibanding tahun 2017 mencapai 3,32 persen.

CIK bilang kira inflasi tahun lalu yang masih wajar itu diperkirakan karena tidak ada kenaikan harga BBM, kondisi operasi, langkah pengendalian inflasi, kelancaran dan harga murah.

Sementara itu tentunya karena dipicu agenda besar tersebut, CIK menambah potensi kenaikan inflasi tahun ini dapat dipicu kenaikan kunjungan wisatawan, kenaikan upah minimum atau pendapatan masyarakat dan potensi kenaikan tarif tenaga listrik (TTL).

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

One Comment

  1. Hi there, I found your blog via Google at the same time as
    searching for a similar subject, your website came up, it appears to
    be like good. I have bookmarked it in my google bookmarks.

    Hello there, just turned into alert to your blog via Google, and
    found that it is really informative. I’m gonna watch out for brussels.
    I will be grateful in case you continue this in future. A lot of other
    folks will likely be benefited from your writing.

    Cheers!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles

Close