EkonomiLifestyleLiputanNasional

BMKG: Petani Harus Melek Iklim

BTN iklan

MAGELANG, 4/5 (LEI) – Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati mengatakan para petani harus melek iklim untuk mendukung keberhasilan tanaman yang dibudidayakan.

“Petani harus waspada cuaca dan peduli iklim sehingga bisa menyesuaikan pola tanam untuk keberhasilan panen,” katanya usai sosialisasi agroklimat di Kecamatan Salaman, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Jumat.

Ia menuturkan pola tanam dengan varietas tertentu bisa menyesuikan dengan kondisi curah hujan yang ada dan juga bisa menentukan kadar bibit berapa banyak yang harus ditanam.

Untuk mendukung pengetahuan petani tentang iklim tersebut, BMKG melakukan sekolah lapang iklim bagi para petani di 34 provinsi sejak 2011.

“Berdasarkan data kami, dengan memanfaatkan informasi iklim dan menyesuaikan pola dan jenis tanam menghasilkan peningkatan produktivitas hasil panen rata-rata 34 persen. Inilah manfaat bagi petani, rasio panen meningkat,” katanya.

Mengetahui keberhasilan tersebut, katanya, Bank Indonesia (BI) pun tertarik karena keberhasilan panen ternyata bisa mencegah terjadinya inflasi, karena kalau panen gagal mengakibatkan harga naik harus impor dan terjadi inflasi.

“BI mulai tertarik dan memberikan dukungan sekolah lapang iklim, antara lain di Makassar dan Aceh,” katanya.

Ia menuturkan dalam pelaksanaan sekolah lapang iklim pihaknya bekerja sama dengan Dinas Pertanian dan perguruan tinggi.

Selain mengetahui tentang iklim, katanya, petani juga harus mengenal teknologi digital.

“Petani zaman ‘now’ itu petani digital, kalau penyuluhan zaman dulu harus menunggu ada orangnya yang datang, sekarang penyuluhan bisa ‘online’ bahkan melalui digital bisa memantau harga pasar, dan juga iklim,” kata Dwikorita. [antara]

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

Baca Lainnya

Lihat juga

Close
Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami