KesehatanLiputanNasional

BPOM Musnahkan Obat Ilegal Rp1,7 Miliar

BTN iklan

SEMARANG, 13/4 (LEI) – Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Semarang memunahkan berbagai jenis obat dan jamu ilegal yang memiliki nilai ekonomis mencapai Rp1,7 miliar.

Kepala BBPOM Semarang Endang Pudjiwati usai pemusnahan di Semarang, Jumat, mengatakan, berbagai jenis produk ilegal ini merupakan hasil penindakan selama 2017 dan 2018.

Selama 2017 dan 2018, lanjut dia, terdapat lima kasus yang diungkap BBPOM.

Kelima kasus itu masing-masing tersebar di Kabupaten Pati, Cilacap, Banyumas serta Kota Semarang.

“Lima tersangka berkasnya akan segera kami limpahkan ke Kejaksaan Tinggi,” katanya.

Adapun produk-produk yang dimusnahkan dengan cari dibakar tersebut antara lain terdiri atas 21 item obat tradisional dan 58 item obat tradisional.

Secara umum, lanjut dia, BBPOM mengungkap 18 kasus peredaran jamu dan obat ilegal.

Sebagian besar pelanggaran yang terjadi, lanjut dia, berupa peredaran jamu tradisional yang memgandung bahan kimia obat dan tanpa izin edar.

Ia menilai berbagai produk ilegal itu tidak bisa disebut sebagai jamu yang mengandung bahan kimia karena porsi bahan berbahayanya lebih besar.

“Tidak tepat menyebut jamu berbahan kimia obat karena komposisinya lebih besar,” katanya. [antara]

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami