Ekonomi

BTN menyapa anggota lain didalam acara “IKAPURNA Menyapa Anggota”

BTN iklan

LEI, Jakarta- BTN menyapa anggota lain didalam acara “IKAPURNA Menyapa Anggota”. Mengenang pada bisnis KPR ini menjadikan Moederete di Asia. Tema ini guna untuk memberikan pengalaman dan memberikan ilmu kepada Junior kepala cabang yang sekarang menjabat di masing masing wilayah .
Acara ini dihadiri oleh beberapa Direksi, Kepala Cabang, Kepala Wilayah dan Regional BTN se Indonesia.
A.Aasmuadji menyeritakan sejarah bisnis Kredit Perumahan Rakyat. Beliau salah satu founding father dari sistem kredit KPR dengan mendahulukan pegawai negri dan anggota TNI maupun Polri.

“Dulu belum ada hak tanggungan yang ada adalah hipotek, itu pun masih menjadi perdebatan para ahli hukum. BTN sampai mendatangkan ahli hukum dari berbagai universitas, BTN juga berdiskusi dengan Ikatan Notaris Indonesia (INI),” tutur Asmuadji, Direktur BTN (1988-1994).

Direksi BTN juga mengirim staf ke luar negeri untuk belajar fungsi, tugas dan aspek hukum BHP ke Belanda, Inggris, hingga Malaysia. Setelah proses studi itu, BTN memutuskan Malaysian Building Society Berhad (MBS) Malaysia sebagai rujukan.

“Kenapa Malaysia? Karena dahulu kemampuan berbahasa Inggris staf BTN masih terbatas,” kelakar Asmuadji.

Kedekatan geografis dengan Malaysia juga dinilai memudahkan jika sewaktu-waktu tim BTN perlu berdiskusi dengan MBS untuk merespons problem-problem di luar perkiraan.

Didalam tema ini misi dari pak dirut bisa tercapai dengan dukungan semua pihak, Dr. Hulmansyah, SE, MM, menyampaikan visi misi terbentuknya IKAPURNA.

Yossi Istanto sebagai perwakilan dari Dirut BTN sekarang menyampaikan Laporan pengembangan dari BTN sekarang ini. BTN salah satu penyaluran KPR di Indonesia dengan jumlah portopolio sebesar Rp 196,50 T dengan 1.778 Juta unit yang terjual dan menguasai pangsa pasar sebesar 40 %.
“Kita melihat pandemi ini sangat berpengaruh Iklan di bulan April ini . Impact yang besar di dalam program wfh yang dilakukan bulan april pertumbuhan terbilang anjlok drastis” .

Data pertumbuhan BTN

Beliau mengatakan bahwa harga jual di masa pandemic ini meningkat secara pesat khususnya T36, terlihat bahwa bisnis properti masih sangat berpotensi di masa pandemi ini. inprofmen di Bank BTN harus berubah terkususnya untuk mengefisiensikan harus ada perbaikan yang luarbiasa. ” ujar Yossi.

Potensi-potensi yang sudah masuk dan pengembang pengembang harus tertarik dan jangann boleh kabur dari kita dan jangan boleh hilang.
Yossi membocorkan sudah membenentuk CBT di bintaro dengan target konsumer di Tbk maupuun yang lain.

BTN sekarang juga mengembangkan bisnis ataupun pengembangan dibidang property performance.

 

Penulis: Dwitya Yonathan dan Moerti

Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami