EkonomiFinansialKarirLiputan

Budi Daya Ikan di Pamekasan Meningkat

BTN iklan

PAMEKASAN, 20/3 (LEI) – Budi daya ikan di Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur setiap tahunnya selalu mengalami peningkatan, kata Kepala Bidang Pemberdayaan dan Pembudidaya Ikan pada Dinas Kelautan dan Perikanan Pemkab Pamekasan Luthfie Asy ari.

“Data tentang peningkatan produksi dari budi daya ikan ini bisa kita lihat pada hasil produksi dalam dua tahun terakhir ini, yakni mulai 2016 hingga 2017,” ujar Luthfie Asy’ari di Pamekasan, Selasa.

Ia menjelaskan, pada 2016 hasil budi daya ikan mencapai di Kabupaten Pamekasan sebanyak 1.200 ton, dan pada 2017 meningkat 50 persen atau sekitar 1.600 ton.

Pada 2018, DKP Pemkab Pamekasan menargetkan budi daya ikan bisa mencapai 2.000 ton.

“Target peningkatan produksi budi daya ikan ini tentunya bukan tanpa alasan, karena kami terus melakukan upaya pendampingan di lapangan, baik berupa pembinaan langsung, maupun program yang mendorong peningkatan produksi budi daya ikan,” katanya, menjelaskan.

Menurut dia, pembudidaya ikan di Kabupaten Pamekasan saat ini sebanyak 373 pembudidaya, baik pembudidaya kolam atau tambak dan laut.

Mereka tergabung dalam 39 kelompok budi daya, dan sebanyak 23 diantaranya telah berbadan hukum.

“Sisanya, akan terus kami dorong untuk memiliki badan hukum. Sebab, hanya kelompok yang berbadan hukum yang nantinya akan bisa menerima bantuan dari pemerintah,” katanya, menjelaskan.

Salah satu jenis budi daya ikan yang kini menjadi fokus perhatian Dinas Kelautan dan Perikanan Pemkab Pamekasan budi daya ikan lele dengan sistem padat tebar tinggi.

Sistem padat tebar budi daya lele ini dengan mengoptimalkan jumlah ikan dalam kolam antara 1000 ekor – 2000 ekor/meter, dengan mengutamakan media dan perairan yang stabil.

DKP sudah melakukan studi banding terkait pengembangan budi daya lele dengan sistem padat tebar ini PT. Indosco Dwijayasakti di Gedangan, Kabupaten Sidoarjo beberapa waktu lalu.

“Kunjungan tersebut dalam rangka optimalisasi penerapan budidaya lele sistem intensif atau padat tebar tinggi, yang mulai di terapkan oleh pembudidaya ikan lele Pamekasan melalui Kegiatan praktek percontohan budidaya lele intensif,” kata kepala DKP Nurul Widiastutik.

Pada kesempatan itu, tambah Nurul, rombongan yang ikut serta studi visual ke perusahaan obat dan alat kelengkapan perikanan itu berjumlah 15 orang, terdiri dari 10 orang pembudidaya dan 5 orang dari Dinas Perikanan.

Rombongan DKP dan perwakilan pembudidaya ikan tidak hanya mempelajari sistem pengelolaannya, akan tetapi juga cara mengatasi kendala budi daya pada sistem padat tebar yang kini juga mulai diterapkan oleh sebagian pembudidaya di Pamekasan itu. [antara]

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

4 Comments

  1. I will immediately take hold of your rss as I can not to find your email subscription hyperlink or
    newsletter service. Do you’ve any? Kindly permit me recognize so that
    I may just subscribe. Thanks.

  2. Pretty part of content. I just stumbled upon your blog and in accession capital to say that I acquire actually enjoyed account
    your blog posts. Anyway I will be subscribing to your augment or
    even I achievement you access constantly fast.

  3. We’re a group of volunteers and opening a new scheme in our community.

    Your site provided us with valuable info to work on. You have done
    an impressive process and our whole community will probably be thankful to you.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles

Close