LiputanNasional

Bupati Cirebon Ditangkap, Ridwan Kamil Minta Kemendagri Segera Tetapkan Plt Bupati Cirebon

BTN iklan

BANDUNG, (LEI) – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meminta Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) segera menunjuk sosok pelaksana tugas (Plt) setelah ditangkapnya Bupati Cirebon Sunjaya Purwadi Sastra oleh KPK. Roda pemerintahan di Kabupaten Cirebon harus tetap berjalan baik.

“Esok lusa harus ada keputusan supaya pelayanan dan pembangunan di sana (Kabupaten Cirebon) tidak terkendala,” kata pria yang akrab disapa Emil ini di Grand Preanger Hotel, Kota Bandung, Kamis (25/10).

Emil menjelaskan, roda pemerintahan di Kabupaten Cirebon tidak boleh terganggu setelah Sunjaya ditangkap KPK.

“Saya akan me-review juga kepada Kemendagri kira-kira (bagaimana) keberlangsungan pelayanan masyarakat dan pemerintahan di Kabupaten Cirebon,” ucap Emil.

Mantan wali kota Bandung ini mengapresiasi kinerja KPK yang terus bergerak memberantas praktik korupsi yang melibatkan para kepala daerah.

“Apresiasi KPK untuk terus menegakkan hukum, aturan secara tegas dan adil kepada pihak-pihak yang melanggar hukum dan aturan,” kata Emil.

Mendagri Langsung Persiapkan SK Pengangkatan Plt Bupati Cirebon

Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo sedang mempersiapkan Surat Keputusan (SK) pengangkatan Sekretaris Daerah Pemerintah Kabupetan Cirebon menjadi pelaksana tugas (Plt) Bupati Cirebon.

Hal tersebut berkaitan dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang mengamankan tujuh orang pada Rabu (24/10/2018), atas dugaan jual beli jabatan di lingkungan pemerintah daerah. Salah satu yang ditangkap adalah Bupati Cirebon Sunjaya Purwadisastra.

“Sekarang (Bupati Cirebon) masih dalam proses pemeriksaan. Begitu nanti ada pengumuman resmi (penetapan status tersangka) lalu yang bersangkutan ditahan, agar pemerintahan Cirebon tidak berhenti, kami sedang mempersiapkan SK-nya,” ujar Tjahjo, saat dijumpai di Kompleks Istana Presiden, Jakarta, Kamis (25/10/2018). “(Plt bupati) Sekda ya, karena wakil bupatinya saat ini sedang mencalonkan diri sebagai anggota DPR RI,” lanjut dia.

Kemendagri juga sudah berkomunikasi dengan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil terkait SK itu. Dengan demikian, jika KPK mengumumkan penetapan Sunjaya sebagai tersangka pada Kamis siang kemarin, maka SK langsung dikirim ke Pemerintah Provinsi Jawa Barat agar Plt Bupati Cirebon dapat dilantik, Kamis malam.

“Yang penting jangan ada kekosongan tanggung jawab pemerintahan,” ujar Tjahjo.

Perlu Anda ketahui, bahwa dalam OTT di Cirebon, KPK mengamankan tujuh orang, salah satunya Bupati Cirebon. Petugas KPK menemukan uang miliaran rupiah yang merupakan barang bukti atas dugaan transaksi suap. Ketua KPK Agus Rahardjo mengatakan, penangkapan ini diduga terkait jual beli jabatan di lingkungan pemerintah daerah.

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles

Close