LiputanNasional

Buruknya Pelayanan PLN di Ambon

BTN iklan

Ambon/Lei- Warga Desa Tenga-Tenga, Kecamatan Salahutu (Pulau Ambon) Kabupaten Maluku Tengah mengeluhkan pelayanan pihak PT. (Persero) Perum Listrik Negara wilayah Maluku yang melakukan pemutusan listrik secara diam-diam dan mengganti sistem token meteran di masjid mereka.

“Tindakan sepihak ini terpaksa kami laporkan kepada komisi B DPRD Maluku agar bisa memediasi persoalan ini,” kata salah satu warga, Rizal Tuharea di Ambon, Minggu.

Menurut dia, aksi pergantian meteran dari sistem pembayaran biasa dengan sistem token meter ini dilakukan oknum petugas PLN pada malam hari tanpa ada koordinasi dengan masyarakat dengan alasan adanya tunggakan rekening listrik di masjid Tenga-Tenga.

“PLN beralasan kalau biaya denda sangat besar dan tidak terdaftar di PLN Wilayah Maluku sehingga dilakukan pergantian meteran secara sepihak pada malam hari sejak beberapa waktu lalu, padahal penggunaan sistem token ini dirasa memberatkan warga,” ujarnya.

“Yang jelas kami merasa sangat keberatan dengan sikap PLN yang melakukan pergantian sistem meteran lampu secara sepihak dan merugikan warga ,” tandas Rizal.

Ketua komisi B DPRD Maluku, Ever Kermite mengatakan, pengaduan warga Desa Tenga-Tenga ini menjadi perhatian serius  untuk mengundang PLN wilayah untuk memertanyakan kebijakan yang telah diambil namun membuat

Perlihatkan Lebih

36 Comments

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami