Olahraga

Cara Aman Berkendara Hadapi Gerombolan Pesepeda Kala Corona

BTN iklan

Jakarta – Lei Usai pemerintah memberi kelonggaran pembatasan sosial berskala besar (PSBB), muncul kebiasaan baru di tengah masyarakat yakni bersepeda. Kegiatan tersebut kini mudah ditemui, baik perorangan maupun pesepeda secara bergerombol di jalan raya.

Bersepeda tentu menjadi kegiatan positif, namun ini perlu menjadi perhatian khusus pengguna jalan lain terutama pengendara motor dan mobil.

Praktisi keselamatan berkendara Jusri Pulubuhu mengatakan menghadapi pesepeda di jalan raya kita diharuskan meningkatkan kewaspadaan. Jangan sampai kelengahan pengemudi di jalan raya berujung kepada kecelakaan lalu lintas yang melibatkan pesepeda.

Alasan Jusri, pesepeda memiliki tingkat resiko jatuh yang besar karena rentan pada keseimbangan. Pesepeda juga kerap bermanufer tanpa mengindahkan keadaan disekeliling.

“Sepeda itu tipis dan ringan, beda dengan motor yang memiliki bobot tertentu. Jadi sepeda tentu rentan dengan keseimbangan disamping mereka lincah dan dinamis, mereka juga sering melakukan manufer mendadak,” kata Jusri saat dihubungi, Rabu (24/6).

Kata Jusri untuk mengantisipasi hal yang tak diinginkan, pengguna kendaraan harus selalu menjaga jarak aman. Kita tidak disarankan melaju beriringan dengan sepeda.Kultur Bersepeda dan Transportasi Era New Normal : Mongabay.co.id

Dengan jaga jarak, Jusri mengatakan pengguna kendaraan punya ruang mengindar jika sewaktu-waktu pesepeda jatuh tiba-tiba, atau saat mereka melakukan manufer mendadak.

“Dengan meningkatkan kemampuan antisipasi, dan selalu mempersiapkan ruang untuk menghindar. Ini meminamilisir peluang kecelakaan dengan pesepeda,” ungkap Jusri.

Kata Jusri untuk mengantisipasi hal yang tak diinginkan, pengguna kendaraan harus selalu menjaga jarak aman. Kita tidak disarankan melaju beriringan dengan sepeda.

Dengan jaga jarak, Jusri mengatakan pengguna kendaraan punya ruang mengindar jika sewaktu-waktu pesepeda jatuh tiba-tiba, atau saat mereka melakukan manufer mendadak.

“Dengan meningkatkan kemampuan antisipasi, dan selalu mempersiapkan ruang untuk menghindar. Ini meminamilisir peluang kecelakaan dengan pesepeda,” ungkap Jusri.

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami