Internasional

Cerita Hassan al Kontar, Pengungsi Suriah yang Terlunta-lunta di Bandara Kuala Lumpur

BTN iklan

KUALA LUMPUR (LEI) – Kondisi negara yang dilanda perang sejak 2011 memaksa Hassan al Kontar untuk mencari perlindungan ke negara lain. Namun, alih-alih mendapatkan suaka politik, pria berkacamata itu kini justru terjebak selama hampir 50 hari di Bandara Internasional Kuala Lumpur, Malaysia.

“Saya tidur entah itu lantai atau di kursi yang sangat tidak nyaman. Saya tidak punya baju bersih atau bisa mandi dengan benar. Saya makan dari makanan yang diberikan salah satu maskapai setiap hari,” ujar Hassan al Kontar, mengutip dari ABC News, Rabu (25/4/2018).

Pria berkacamata itu mengaku sudah putus asa dan hampir kehabisan uang. Meski begitu, ia tetap bisa menyeruput kopi dengan harga yang cukup mahal dari salah satu gerai karena kebaikan seorang petugas pembersih bandara yang kini menjadi temannya.

Selama menetap di bandara, Kontar menjadi selebritas di dunia maya dengan mengunggah video blog ke Twitter untuk menceritakan kisah hidupnya setiap hari. Ia mengaku sudah meninggalkan Suriah sejak 2006 untuk menghindari wajib militer serta mencari penghidupan lebih baik di Uni Emirat Arab (UEA).

Kursi tempat Hassan al Kontar tidur

Hassan al Kontar berhasil mendapatkan status permanent residence di UEA serta sejumlah pekerjaan di perusahaan asuransi hingga 2011 ketika Perang Suriah pecah. Paspor yang dipegangnya pun sudah habis masa berlakunya. Malangnya, Kedutaan Besar Suriah di Dubai menolak memperbarui dokumen perjalanan resmi. Tanpa paspor yang sah, ia tidak dapat memperbarui izin tinggal.

Akan tetapi, ia tidak lantas memilih pulang ke Suriah dan bekerja paruh waktu secara ilegal. Hassan al Kontar menolak untuk kembali ke Suriah yang sekarang tercabik-cabik perang saudara.

“Saya tahu saya tidak bisa kembali. Ayahku meninggal di Suriah pada akhir 2016 dan saya tidak bisa menghadiri pemakaman karena pasti saya diburu di sana,” urai pria yang termasuk anggota komunitas minoritas Druze.

“Saya tidak mau bergabung dengan tentara Suriah dan tidak akan pernah! Saya tidak ingin membunuh saudara-saudara serta menghancurkan negaraku sendiri!” tegasnya lagi. (okezone)

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 + twelve =

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami