Internasional

China: AS Masih Terus Mempertahankan Mentalitas Perang Dingin

BTN iklan

BEIJING – China menuturkan, Amerika Serikat (AS) sampai saat ini masih terus mempertahankan mentalitas perang dingin. Ini adalah respon atas tinjauan postur nuklir (NPR) Amerika Serikat (AS) yang saja dirilis oleh Presiden Donald Trump.

Kementerian Pertahanan China menuturkan, demi stabilitas dan perdamaian dunia, AS harus segera meninggalkan mentalitas perang dingin mereka dan tidak salah membaca pendirian militernya.

“Perdamaian dan pembangunan merupakan tren global yang tidak dapat dipulihkan. AS, negara yang memiliki gudang senjata nuklir terbesar di dunia, harus mengambil inisiatif untuk mengikuti tren tersebut dan bukannya menentangnya,” kata Kemhan China, seperti dilansir Channel News Asia pada Minggu (4/2).

“Kami berharap AS akan meninggalkan mentalitas perang dinginnya, dengan sungguh-sungguh menerapkan tanggung jawab perlucutan senjata khusus, memahami dengan benar maksud strategis China dan secara obyektif melihat pertahanan nasional dan pertahanan militer China,” sambungnya.

Kementerian itu kemudian meminta AS untuk bekerja sama dengan China dan agar tentara mereka menjadi faktor penstabil dalam hubungan Sino-AS serta di wilayah tersebut.

Sebelumnya, pemerintah Rusia telah terlebih dahulu melemparkan kritikan atas kebijakan baru AS tersebut. Moskow menyebut postur nuklir baru AS berbahaya bagi keamanan dunia.

Dalam sebuah pernyataan, Kementerian Luar Negeri Rusia menyatakan bahwa postur nuklir baru AS dapat memicu perlombaan dalam mengembangkan senjata nuklir, yang dapat berujung pada perang nuklir.

“Penurunan nilai ambang batas yang cukup besar dalam penggunaan senjata nuklir dapat menyebabkan perang atom bahkan dalam perjalanan konflik skala kecil,” kata Kemlu Rusia.

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

3 Komentar

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami