EntertainmentLifestyle

Coachella Kena Gugatan Hukum Dua Hari Jelang Pelaksanaan

BTN iklan

Jakarta (LEI) – Dua hari menjelang pelaksanaannya, Coachella diadukan oleh sebuah festival musik di Oregon. Itu karena Coachella punya klausul dalam kontrak yang membatasi jadwal artis-artis yang akan bermain di acara yang digelar 13 hingga 22 April mendatang itu.

Mengutip Variety, Soul’d Out Productions mengajukan gugatan hukum pada Senin (9/4) lalu.

Mereka mengklaim festival besar yang digelar di California, Amerika Serikat itu melakukan monopoli ilegal. Itu terasa saat Soul’d Out Productions, yang membawahi sebuah festival di Portland, Oregon ingin menyewa SZA, Daniel Caesar dan Tank and the Bangas untuk tampil.

Namun artis-artis itu menolak dengan alasan adanya klausul radius dalam kontrak dengan Coachella, yang sebenarnya umum dalam industri konser. Itu merupakan larangan dari festival pengontrak bagi artis untuk tampil di festival lain dengan radius tertentu.

Festival yang digelar di Oregon sendiri berjarak lebih dari 1.000 mil atau 1.600 kilometer di sebelah utara Coachella. Soul’d Out Productions meminta pengecualian, namun ditolak.

“Dengan klausul ini, tergugat melarang artis yang akan tampil di Coachella untuk tampil di festival lain dalam jarak 1.300 mil (2.000 kilometer) dan dalam rentang waktu lima bulan sekitar Coachella,” pernyataan Soul’d Out Productions soal kontrak yang dikeluhkan.

Menurut mereka, klausul yang demikian “berdampak mematikan market untuk panggung musik di daerah yang termasuk di dalam Klausus Radius itu,” seperti dikutip dari Variety.

Padahal tanpa klausul itu pun, menurut Soul’d Out Productions, Coachella sudah membuat panggung musik dan festival di sekelilingnya, bahkan se-West Coast tidak kompetitif. Festival yang tahun akan diramaikan The Weeknd itu tiketnya selalu langsung terjual habis.

“Karena tergugat punya kekuatan pasar yang besar, mereka bisa memaksa artis untuk setuju terhadap larangan yang tidak sesuai hukum ini sebagai gantinya,” kata mereka.

Hasilnya, penyataan Soul’d Out Productions yang disampaikan melalui Law360 dan dikutip Variety serta beberapa media lokal lain melanjutkan, “Artis-artis itu kehilangan manfaat untuk tampil di panggung atau festival kompetitif lain yang ada di West Coast.”

AEG Presents yang menaungi Coachella sudah menanggapi pernyataan itu. Menurut mereka, Klausul Radius merupakan hal yang lazim di bisnis konser musik, karena promotor sudah mengambil risiko tinggi dan mengeluarkan uang yang tidak sedikit untuk membuat festival.

“Produser Coachella akan dengan yakin membela melawan gugatan itu, yang menjadi pertanyaan bagi praktik industri yang telah lama ini dan penting bagi kemampuan kami untuk lanjut menawarkan penggemar pengalaman tak tertandingi yang membuat Coachella dikenal,” katanya, dikutip Variety. [cnn indonesia]

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles

Close