HEADLINESKesehatan
Rekomendasi

COVID DI JAKARTA MENGGILA? kebijakan Gubernur Anis membuat patung peti mati tak ada manfaatnya?

BTN iklan

LEI, Jakarta,-Perkembangan Covid hingga saat ini melonjak drastis dan khususnya khasus tertinggi masih berada dikawasan DKI Jakarta. Kasus yang sudah terkonfirmasi sebesar 3,622 khasus. Dan hingga saat ini data yang kami ambil melalui data Satuan tugas penanganan covid-19 menunjukan dengan adanya peningkatan Jumlah kematian per (3/9/2020) mencapai 134 jiwa yang meninggal dunia akibat covid-19 terkhususnya di DKI Jakarta.
Total kenaikan kasus di DKI melonjak drastis hingga 23,6% bagaimana pemerintah dalam penanganan ini ?

Warga yang tidak memakai masker dihukum masuk ke dalam peti, pelanggar menyetujui untuk masuk ke peti mati yang telah disediakan. Harapannya warga yang melanggar dapat merenungkan dampak bila tidak melaksanakan protokol kesehatan Covid-19. Budhy mengaku peraturan ini masih dalam tahap uji coba dan rencananya akan diusulkan langsung ke Pemprov DKI Jakarta bila memberikan dampak positif kepada masyarakat.

“Sebab berdasarkan Pergub Nomor 79 Tahun 2020 pelanggaran masker itu hanya membayar denda dan melakukan kerja sosial,” ucapnya.

Selain itu, kata Budhy, kegiatan itu masih akan berlangsung untuk beberapa hari ke depan di wilayah Pasar Rebo, Jakarta Timur. Warga yang masuk di peti mati hanya sekitar satu menit saja.

“(Lama di peti mati) Menghitung 1-100 yah sekitar 1 menit sekalian disuruh merenung kalau karena kena Covid-19 resikonya masuk peti mati di kirim ke Pondok Ranggon,” jelasnya.

Patut di duga pelanggaran yang dimasukan ke peti hanya ” proyek ” saja , tak ada manfaatnya gimmick yg sering dilakukan Gub. Anis tak faedah bagi masy ibukota yg pintar dan cerdas. Yang perlu dilakukan segera adalah jaga ketertiban di semua layanan umum , transportasi angkutan umum penindakan pelanggaran harus tetap dilakukan.

Sebagai masyarakat harus ikut ikut andil dan jangan merasa masa bodoh dengan adanya covid-19 ini, masih kurang sadarnya masyarakat mengenai protokol kesehatan yang diwajibkan salah satunya menggunakan masker yang standar jika anda sedang batuk dan menghindari kerumunan atau keramaina, dan kurangi keluar atau berkumpul maupun bergerombol karena penyebaran virus sudah selalu berkembang pada setiap harinya. karena virus selalu berevolusi manusia juga lebih berhati-hati dengan langkah 1 hal yaitu ikuti protokol kesehatan.

 

kontributor : Dwitya Yonathan Nugraharditama

Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami